Senin, 05 April 2021 - 19:29:17 WIB
KReaSI Koperasi Seniman Indonesia Gelar Webinar HFN 2021
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: FILM

Kabar-kini.com, Jakarta -Menghadirkan narasumber H.Deddy Mizwar selain menjabat Ketua Umum PPFI juga Ketua Dewan Pengawas KReaSI bersama CEO MD Pictures, Manoj Punjabi, sore ini Senin (05/4) via zoom.

KReaSI laiknya sarang madu untuk beri manfaat sebanyak-banyaknya untuk peradaban yang mensejahterakan. Peradaban millenial menandai kebudayaan dengan temuan dari kreasi makin terdepan mensejahterahkan ummat manusia.

Koperasi pun khas nusantara sejak digagas oleh Bung Hatta hingga kini 2021 tidak sekedar menjadi Soko Guru Perekonomian Anak Negeri tapi sudah bermetamorfosa menjadi sentra sinergi IDE dan Gagasan kolektif untuk saling mensejahterakan anggotanya.

"KReaSI laiknya sarang madu untuk beri manfaat sebanyak-banyaknya untuk peradaban yang mensejahterakan," papar Ketua Umum Koperasi Seniman Indonesia, Rudi Aryanto yang saat ini sedang mengkelarin OTT Roman Picisan dan serial laris sudah 340an episode berjudul Puteri Untuk Pangeran.

Rudi lanjut jelaskan bahwa peradaban millenial menandai kebudayaan dengan temuan dari kreasi makin terdepan mensejahterahkan ummat manusia.

Koperasi pun khas nusantara sejak digagas oleh Bung Hatta hingga kini 2021 tidak sekedar menjadi Soko Guru Perekonomian Anak Negeri tapi sudah bermetamorfosa menjadi sentra sinergi IDE dan Gagasan kolektif untuk saling mensejahterakan anggotanya.

Laiknya seekor Lebah butuh kebersamaan jutaan lainnya dari sari bunga mewangi untuk menghasilkan tetesan madu yang punya sejuta manfaat.

KReaSI hadir lebih dari sekedar Koperasi Modern yang hanya mengandalkan pembiayaan dengan konsep simpan pinjam tapi mengedepankan 3 hal yakni;

1. Kolektivitas IDE yang melahirkan gagasan kreasi atau project yang tidak hanya memberikan rejekin bagi dirinya tapi anggota lainnya ikut diberdayakan karena akan menjadi Task Force/Satgas.

Contoh;
Project Mural Perkotaan Modern tentu saja melibatkan Seniman Mural bersama dengan seniman lainnya di bidang perfilman untuk melahirkan dokumenter ataukan webseries berbasis medsos untuk mendunia.

2. Berbasis IoT atau Internet untuk semua artinya IDE yang melahirkan KREASI itu harus linear dengan market place sehingga user dalam hal ini masyarakat atau pemerintah yang membutuhkan bisa berinteraksi akan IDE tersebut dalam platform eCommerce.

Contoh:
Website berbasis kolaborasi IDe dengan melibatkan semua seniman berlatar kreasi yang up to date. Indonesia akan punya SENIMAN yang menjajakan IDe dan Kreasinya berbasis IoT sehingga bisa menjangkau dan dunia.

3. Koperasi yang berbasis platform apps dan hibrid. Artinya kolaborasi menjadi kata kunci untuk terjadinya sinergi antara seniman mural, seniman dokumenter/filmaker dengan seniman musik dan tari dengan "Art Street Perfomance" sehingga KOTA berdampak wisata bagi turis dan keindahan Bagi warganya.

Contoh:
Apps KReaSI Berbagi adalah Aplikasi pendataan Seniman muda dan senior dengan latar belakang berbeda-beda yang menjangkau lintas batas seluruh pelosok negeri agar tiap kota PASTI punya seniman sehingga pemberdayaan seniman lokal/daerah terwujud karena sudah ada pendataan berkonsep Artificial Intelegent yang bisa diunduh di Playstore android sehingga Seniman Nusantara ikut menerima manisnya MADU dari KReaSI.

Maksud & Tujuan;
Tentu saja KReaSI sebagai Koperasi Seniman Indonesia yang modern dengan platform tiga hal di atas berlatar lebih dari Revolusi Mental tapi akan memiliki hilir mensejahterakan anggotanya secara kolektif.

Tujuan KReaSI:
Dua hal yang urgent dan krusial lebih dari hanya mensejahterakan yakni;
1. Koperasi yang bertumpu pada kearifan lokal sebagai Gerakan Nasional sehingga dari daerah untuk semua.

2. Koperasi yang egaliter dan humanis serta menjunjung nilai-nilai kemanusiaan yang berakhlakul karimah bermanfaat bagi semua.

Usulan Program Jangka Pendek adalah sebagai berikut;
1. Webinar KReaSI untuk Anak Negeri via Zoom (Launching Program bersama 30Media/blogger)
Hari Film Nasional 30 Maret Selasa jam 10-11.30 bersama Menko PMK Prof Muhadjir, Pengagas dan Senior Perfilman H. Deddy Mizwar, Kemenko Koperasi bersama 30 media, 10 komunitas seniman dan dFI.

2. Website KReaSI dengan renovasi logo yang lebih millenial dan berkonsep IoT.

3. Rakernas dilanjutkan audiensi terbatas (prokes) ke Kemenko PMK, Koperasi dan Kemenparekraf setelah website sudah jadi.

Tentu saja berharap KReaSI menjadi Mitra Strategis mereka dengan menjalankan program sosialisasi untuk serapan anggaran pemerintah dengan mengendorse para seniman artis sebagai Duta/PR nya yang diketahui oleh publik.

Program 1 Tahun ke depan sebagai berikut;

1. Pendataan kolektif selama setahun penuh menggandeng semua organisasi profesi seniman, keartisan seperti Parfi, Parfi56, asosiasi seniman sampai paguyuban seniman yang ada di tiap kota dengan terbentuknya simpul-simpul di desa dan kota.

2. Perkampungan warna-warni tanggap bencana dan tangguh anti Covid19.

3. Gerakan Vaksinasi Nasional bagi Seniman Lansia se-Indonesia bekerjasama dengan Kemenko PMK, Kemkes dan Satgas Nasional Covid19.

4. Santunan Sosial serta Rehabilitasi Seniman bersama program pemerintah. (War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved