Kamis, 30 Juni 2022 - 23:30:50 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021 PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI.






Kabar-kini.com, Jakarta, 1 Juli 2021 -, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2021 di Jakarta.

Agenda yang dibahas diantaranya yaitu para pemegang saham menunjuk Ibu Welly Tantono dan Bapak Bing Hartono Poernomosidi sebagai Komisaris Independen, menggantikan Bapak Soesilo Widjaja. Ibu Welly Tantono merupakan lulusan dari Duke University School of Law JD (with honors) dan Harvard University (with honors) dan beliau juga memegang
beberapa posisi penting perusahaan di kawasan Asia. Bapak Bing Hartono Poernomosidi adalah seseorang yang memiliki reputasi profesional dan memegang beberapa posisi dalam audit dan sektor baja. Biografi lengkap dapat dilihat dalam website kami.

Para pemegang saham juga memberikan suara untuk mendistribusikan dividen sebesar Rp 9,- per lembar
saham. Pembayaran ini meningkat 50% dari dividen tahun lalu, mencerminkan sekitar 3% hasil dividen dari harga saham saat ini. Dengan total saham beredar sekitar 7 miliar lembar saham, total pembayaran dividen akan menjadi sekitar 63 miliar rupiah, mencerminkan rasio pembayaran dividen sekitar 13%. Alasan perusahaan
menaikkan dividen adalah:

1. Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, manajemen berkeyakinan bahwa perekonomian Indonesia dan khususnya prospek SPINDO dalam kondisi yang baik.

2. Namun demikian, posisi keuangan perusahaan selanjutnya harus dapat akan bertahan terhadap kondisi ekonomi yang bergejolak dan tidak terduga dikarenakan inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.

3. Mempertahankan likuiditas yang cukup untuk belanja modal, seperti penambahan kapasitas stainless steel, depo baru di Makassar, pengembangan lebih lanjut Unit 7, serta peningkatan

berkelanjutan di seluruh kapasitas yang ada.
Perusahaan memiliki kebijakan untuk secara konsisten mendistribusikan keuntungan perusahaan kepada
pemegang saham dan sepenuhnya mengharapkan ini akan meningkat sesuai dengan keuntungan
tahunan, dan dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang dari pemegang saham utama dan
minoritas.

RUPS juga membahas penggunaan dana hasil Obligasi dan Sukuk yang akan digunakan untuk modal kerja,
sesuai prospektus. Sebagian besar dana telah disalurkan pada 31 Desember 2021 dan sisanya sebesar 1,3
Miliar rupiah telah digunakan sepenuhnya pada Maret 2022. Semua legalitas dan dokumentasi terkait
telah diselesaikan.(Waris)




.










    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved