Senin, 17 Juli 2017 - 13:17:19 WIB
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR PENGGUNAAN TENAGA KERJA ASING DI INDONESIA
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI.

Jakarta, (Kabar-kini.com) - Dalam era globalisasi ini perusahaan tetap dituntut untuk efektif dalam pengelolaan perusahaannya, karena bila tidak demikian perusahaan itu tidak dapat bersaing dengan perusahaan lain atau tidak dapat mengikuti perubahan yang terjadi.

Untuk menghadapi tantangan dan kesulitan tersebut maka aset perusahaan yang paling berharga adalah sumber daya manusianya. Sumber daya manusia ini berharga, bukan saja untuk tujuan perkembangan ekonomi, tetapi untuk segala aspek perkembangan kehidupan.

Sebagai negara berkembang dan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Asean, Asean Free Trade Area ( AFTA) dan Kawasan Perdagangan Bebas Asean-Tiongkok , Asean-China Free Trade Are (ACFTA), Negara Kesatuan Republik Indonesia tentu membutuhkan banyak Tenaga Kerja Asing dan sudah tentu akan banyak menampung Tenaga Kerja Asing (TKA) yang tinggal sementara ataupun tinggal tetap di Indonesia.

Tenaga Kerja Asing (TKA) dapat dipekerjakan di Indonesia hanya dalam hubungan kerja, untuk jabatan tertentu dan waktu tertentu berdasarkan ENT (economic need test) dan belum adanya orang Indonesia (tenaga kerja Indonesia/TKI) yang dapat/mampu menduduki jabatan tersebut.

Dalam mempergunakan dan mempekerjakan tenaga kerja asing, harus dilakukan melalui mekanisme dan prosedur normatif dan guna mengetahui apa saja kebijakan Pemerintah dan prosedur penggunaan Tenaga Kerja Asing di Indonesia, persyaratan TKA yang agar dapat bekerja dan dapat dipekerjakan di Indonesia dan materi lainnya yang berkaitan dengan TKA, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama-sama dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat China dan China Chamber of Commerce In Indonesia serta MEGA BUSINESS CENTER, melaksanakan Seminar KEBIJAKAN DAN PROSEDUR PENGGUNAAN TENAGA KEJA ASING DI INDONESIA pada tanggal 17 Juli 2017 bertempat di Sumba Room lt. 2, Hotel Borobudur,Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat .

Para pembicara dalam Seminar KEBIJAKAN DAN PROSEDUR PENGGUNAAN TENAGA KEJA ASING DI INDONESIA berasal dari Kemenko Perekonomian yang diwakili oleh Deputi Kerjasama Internasional Kemenko Perekonomian Bapak Rizal Affandi Lukman, Kementerian Tenaga Kerja yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pembina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Bapak Ir. Maruli A. Hasoloan, M.A., Ph.D., Kementerian Hukum dan HAM diwakili oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Bapak Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H., BKPM diwakili oleh Direktur Wilayah III Bapak Wisnu, Komjen RI di Guangzhou RRC diwakili oleh Mr. Wang Li Ping, serta perwakilan dari China Chamber of Commerce In Indonesia, Mr. Liu Cheng.

Peserta yang hadir dalam seminar berasal dari kemenko Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian BUMN, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, China Chamber of Commerce In Indonesia (Ketua dan Sekretaris Jenderal China Chamber) berjumlah 100 pemimpin perusahaan RRC, dan sejumlah Profesional Advokat PERADI dibawah kepemimpinan Dr. H. Fauzi Yusuf Hasibuan, SH MH dan Sekjen Thomas Tampubolon, SH. MH.,

HAPPY SP SIHOMBING S.H, M.H-LAW FIRM HAPPY SP SIHOMBING & ASSOCIATES, Direktur MEGA BUSINESS CENTER BUDIHARDJO HARDISURJO, B.Sc., SH., MH. ;FUJIAN TOPWE LAW FIRM - ELITE CHINESE LEGAL ALLIANCE (ECLA) Mr. XU YONG DONG dan Mr. AGUS CHANG.

Materi yang dibicarakan dalam seminar antara lain :

1. Pengertian dari Penempatan Kerja dan Tenaga Kerja Asing.

2. Tujuan dari penempatan TKA di Indonesia.

3. Batasan-batasan apa saja yang mengatur tentang TKA.

4. Bagaimana Konsep dari pengunaan TKA.

5. Posisi atau Jabatan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk TKA.

6. Persyaratan apa saja yang harus dipenuhi oleh TKA.

7. Penanaman Modal di Indonesia?

8. Dll

MEGA BUSINESS CENTER adalah perusahaan Jasa di bawah pimpinan BUDIHARDJO HARDISURJO, B.Sc.,SH., MH. yang ahli dalam pelayanan hukum seperti Legal Advice, Legal Due Diligence, akuisisi dan layanan investasi lainnya, mengurus KITAS/ITAS TKA, konsultasi pajak dan audit keuangan dan jasa sekuritas dan pengamanan.

Keikutsertaan MEGA BUSINESS CENTER membantu pelaksanaan seminar ini adalah untuk membantu pengusaha China / investor China , apabila mereka akan melakukan investasi dan menempatkan tenaga kerja asing di Indonesia.

PENGERTIAN KITAS/ITAS DAN PROSEDUR PENGURUSAN KITAS/ITAS DAN KITAP/ITAP.

Yang dimaksud dengan KITAS/ITAS adalah Kartu/Izin Tinggal Terbatas. Sedangkan, yang dimaksud dengan KITAP/ITAP adalah Izin Tinggal Tetap.

I. Izin Tinggal Terbatas (KITAS/ITAS)

Izin Tinggal Terbatas adalah izin yang diberikan pada orang asing pemegang Izin Tinggal Sementara.

Menurut pasal 31 PP No. 32 Tahun 1994 tentang Visa, Izin Masuk, dan Izin Keimigrasian ("PP No. 32/1994").

Izin Tinggal Terbatas sendiri adalah salah satu jenis izin keimigrasian yang diberikan pada orang asing untuk tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia dalam jangka waktu yang terbatas. Orang asing yang boleh mendapatkan izin tinggal terbatas adalah:

1.Orang asing pemegang Visa Tinggal Terbatas

2.Orang asing pemegang Visa Terbatas

3. Orang asing yang bekerja sebagai nakhoda, anak buah kapal di kapal atau alat apung atau sebagai tenaga ahli pada kapal atau alat apung yang langsung bekerja di perairan nusantara, laut teritorial atau pada instalasi landas kontinen atau pada zone ekonomi eksklusif.

TKA Terlebih dahulu harus mengurus visa untuk orang asing tersebut. Visa Tinggal Terbatas diberikan bagi orang asing untuk tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diberikannya Izin Masuk di wilayah Negara Republik Indonesia (Vide pasal 13 PP No. 18 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas PP No. 32/1994).

Izin Tinggal Terbatas dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuknya (Vide pasal 52 Keputusan Menteri Kehakiman Nomor M.02-IZ.01.10 Tahun 1995 tentang Visa Singgah, Visa Kunjungan, Visa Tinggal Terbatas, Izin Masuk, dan Izin Keimigrasian).

Permohonan mendapatkan Izin Tinggal Terbatas tersebut diajukan melalui Kepala Kantor Imigrasi dengan cara mengisi daftar isian yang telah ditentukan dengan melampirkan dokumen-dokumen berikut :

1. Surat Sponsor dan jaminan yang ditujukan kepada Kepala Kantor Imigrasi setempat dengan mengisi formulir yang telah ditentukan

2. Surat keterangan jaminan dan identitas sponsor

3. Foto copy dan asli paspor atau dokumen perjalanan, Buku Pendaftaran Orang Asing dan Kartu Izin Tinggal Terbatas orang asing yang bersangkutan yang sah dan masih berlaku

4. Melampirkan Telex Visa

5. Bagi isteri dan atau anak yang belum dewasa dan belum kawin, melampirkan akte perkawinan dan akte kelahiran serta surat identitas suami atau orang tua

6. Fotocopy Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Nomor Pendaftaran Wajib Pajak (NPWP), RPTKA - TA. 01/TA.02/IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing)

7. Tidak termasuk dalam daftar Cegah - Tangkal

8. Pas foto berwarna terbaru ukuran 2 x 3, 4 lembar

9. Membayar biaya Imigrasi sesuai peraturan.

II.Izin Tinggal Tetap (KITAP/ITAP)

Izin Tinggal Tetap dapat diberikan kepada orang asing pemegang Visa Tinggal Terbatas dan orang asing pemegang Visa Terbatas yang telah tinggal di Indonesia sekurang-kurangnya lima tahun berturut-turut terhitung sejak tanggal diberikannya Izin Tinggal Terbatas. Jadi, Izin Tinggal Tetap diperoleh sebagai alih status dari izin Tinggal Terbatas.. Pengalihan Alih Status tersebut dapat diberikan atas dasar permohonan orang asing yang bersangkutan.

Izin Tinggal Tetap diberikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi atas nama Menteri Hukum dan HAM. Permohonan diajukan melalui Kepala Kantor Imigrasi, dengan mengisi formulir dan melampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut:


- Surat permintaan dari pemohon Izin Tinggal Tetap

- Pasfoto

- Surat sponsor dan identitas sponsor serta mengisi formulir

- Foto copy dan asli paspor atau dokumen perjalanan

- Buku Pengendalian Orang Asing dan

- Kartu Ijin Tinggal Terbatas orang asing yang bersangkutan yang sah dan masih berlaku.(War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved