Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:49:07 WIB
BNN Gelar Forum Komunikasi Orang Tua Tentang Bahaya Narkoba
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HEADLINE

Jakarta, (kabar-kini.com) - Narkoba ! Semua Orang Sudah banyak yang tau apa itu Narkoba dan bahayanya, kadang kita lupa memberi tau kepada keluarga, teman, dan lingkungan,

Mulai hari ini mari kita Peduli kepada sesama untuk menyelamatkan saudara- saudara kita yg belum terjerat dan yang sudah terjerat oleh Narkoba

Anda pasti sudah pernah mendengar tagline Indonesia Darurat Narkoba.

Kalau menyimak dari tahun 2015 berawal dari 4 juta jiwa pengguna narkoba dari usia 10 tahun - 59 tahun. Kekinian di tahun 2017 itu sudah beranjak ke angka 5-6 Juta Jiwa berdasarkan penjelasan lugas Drs. Suprayitno, SH selaku Direktur Diseminasi Informasi BNN.

Mengapa Indonesia Darurat Narkoba ?

Nah, makin menarik, bukan ? BNN sambut Sumpah Pemuda mengajak warga netizen dan para blogers dari berbagai komunitas untuk menulis bahaya narkoba dan mendukung konten positif yang di gelar siang ini dengan para orang tua.

BNN akhirnya menyimpulkan beberapa fakta menarik karena, daya rusak, potensi pasar, kerugian jiwa&material, aparat terjerat, wilayah sebaran dan temuan jenis baru (N P S), jaringan internasional, dukungan modal, jalur masuk, aksi narapidana dan jaringan lapas (terindikasi 22 lapas), dan ada indikasi proxy war," paparnya lugas.

Sebelumnya DR. Melok Roro Kinanthi seorang psikolog dan dosen dari Yarsi Cempaka Putih berbagi berbagai istilah yang menarik diketahui oleh para netizen dan blogers seperti misuse, abuse dan dependence.

Perokok itu menganut paham Bias Optimis bahwa mereka yakin tidak terkena bahaya itu. Saya setuju pemicu awal pengguna memang didominasi oleh para perokok sehingga saya mendukung kampanye merokok itu tidak sehat dan pintu masuk narkoba," papar Melok yang percaya cinta kasih serta perhatian dari keluarga itu menjadi kunci solusi dari semua ancaman dari narkoba.

Ia menyakinkan basis keluarga harus diperkuat sehingga negara kuat melindungi rakyatnya dari bahaya atau ancaman narkoba.

Sesi siang berlanjut dengan diskusi antar peserta dalam rangka mempertegas langkah cegah narkoba akan bahaya serta dampaknya dengan masa depan anak bangsa berbasis keluarga.(War)


    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved