Selasa, 06 Maret 2018 - 20:43:54 WIB
Penganugrahan CropLife Agriwarta Awards 2018
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL.



Mengapresiasi Pers Dalam Penulisan Berita Perkembangan Pertanian Terbaik

Jakarta, kabar-kini.com - CropLife Agriwarta memberikan Penganugrahan Crop Life Agriwarta, Dukung Upaya Swasembada dan ketahanan Pangan Melalui sebaran Informasi Positif para Insan Pers. Bertempat di Hotel Aston, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selasa 6/3/2018.

Crop Life Agriwarta Sebuah organisasi non provit yang membawahi delapan perusahaan pestisida multinasional, hari ini mengumumkan hasil dan lomba pemberitaan dengan judul "CropLife Agriwarta Awards 2018" Dengan Kategori Hadiah Juara 1 Rp 2,5 Juta, Juara 2 Rp 1,5 Juta dan Juara 3 Rp 1 Juta.

Lomba dengan tajuk "Tata Kelola Penggunaan Produk Perlindungan Tanaman/ Pestisida yang Aman dan Berkelanjutan atau dikenal dengan Stewardship Program" merupakan bagian dan kegiatan Croplife yang berfokus pada edukasi dan kampanye positif tentang penaman, terutama penggunaan produk perlindungan tanaman .

Penjurian yang dilakukan oleh internal CropLife Indonesia. Perusahaan anggota CropLife dan juga dan Karsa memilih 3 berita dari kategori media nasional dan media khusus pertanian yang memenuhi kriteria berikut yang membantu penanaman di lndonesia

1. Artikel memenuhi kaidah Jurnalistik

2.Artikel meningkatkan pengetahuan dan pengertian masyarakat tentang kegiatan pertanian dan perkembanganyah di Indonesia

3. Artikel menjelaskan dengan baik usaha stewardship serta cara cara melakukan pertanian secara bertanggung jawab secara Jelas.

4. Artikel menjelaskan dengan baik usaha CropLife dalam membina pertanian Indonesia

5. Menggunakan data statistik secara akurat dan tepat

Fokus masalah dari CropLife lndonesia yang membawahi delapan perusahaan pestisida multinasional yaitu Bayer, Monsanto, BASF, Dow Agroscience, FMC, Dupont. Nufarm dan Syngenta, adalah kurangnya tata kelola pertanian yang dimiliki oleh para petani. Selama ini petani mengalami banyak kerugian, terutama karena tingginya biaya produksi dan ancaman gagal panen yang mungkin disebabkan oleh serangan hama dan penyakit. Untuk menyikapi hal ini. Croplife menghargai peran media sebagai jembatan penting yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara aktual, faktual serta terpercaya.

"Inovasi dan teknologi produk perlindungan tanaman dan bioteknologi yang aman. Berorentasi pada kesehatan pengguna dan Iingkungan seria berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas sub-sektor pertanian dalam terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan" ujar Agung Kurniawan selaku Direktur Executive CropLife lndonesia. Beliau juga meyakini bahwa dengan adanya kejasama dan bantuan dari media. maka kan mempercepat informasi kepada masyarakat khususnya petani.

Penggunaan sosial media dan aplikasi android juga merupakan terobosan baru yang untuk pertama kalinya diterapkan. "Sebagai aplikasi pertanian terdepan di Indonesia, kami bangga untuk bersama sama Croplife dan Karsa menyebarkan pengetahuan pertanian yang baik di kalangan petani.

Kami sangat mendukung usaha ini dan penggunaan teknologi digital secara tepat guna."kata Yudha Kartohadiprodjo, pendiri dari KARSA yang juga menyebutkan Iebih dari 30.000 pengguna yang melihat acara ini baik melalui app, web maupun dari social media jaringan Karsa. (War)


    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved