Rabu, 11 April 2018 - 13:17:46 WIB
WORLD HEALTH DAY 2018 Breakfast: The most important meal of the day?
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HEADLINE


Jakarta, Kabar-kini.com - Ungkapan bahwa Makan Pagi adalah sajian terpenting daIam satu hari, pertama kali ditulis oleh Lenna F. Cooper, pada tahun 191 7 disebuah majalah berjudul Good Health. Anda mungkin bertanya apa dasar Iogikanya bila ditinjau dari segi kesehatan. Pada tahun 2013 surat kabar the New York Times memang mengutip sebuah bahasan hasil sebuah riset yang menunjukan bahwa pria yang Ialai dan tidak teratur makan pagi secara disiplin ternyata Iebih mudah mengalami ganguan penyakit jantung. Walaupun riset itu tidak menemukan hubungan Iangsung dan penyebabnya, hasil riset itu ternyata cukup menggugah.

Secara struktur budaya kita mengenal tradisi makan 3 kali sehari. Sehingga makan yang pertama menjadi sangat panting karena menentukan sikap dan emosi kita sepanjang sisa hari yang kita jalani. Andai kata kita makan dengan kalori yang cukup, maka sisa hari akan kita jalani dengan penuh energi. Dan makan pagi yang memuaskan tidak akan membuat emosi kita mengumbar nafsu berlebih disaat makan siang dan makan malam. Malah kita punya kesempatan untuk mengatur kalori yang Iebih baik di saat makan siang dan makan malam. Namun bukan berarti kita harus makan berlebih pula disaat makan pagi. Bila ini kita jalani dengan benar maka hal ini juga akan memudahkan kita saat berpuasa di bulan Mei mendatang.

Seorang ahli nutrisi Adelle Davis memiliki ungkapan yang sangat terkenal di tahun 1960 - "Makan pagi bagaikan seorang raja makan siang bagaikan seorang pangeran dan makan malam bagikan searang pengemis". Maksud Davis, asupan kalori yang kita serap seharusnya sesuai dengan siklus ritme dari kehidupan dam kegiatan kita sehari-hari. Sehingga malam hari kita tidak kelebihan kalori yang menumpuk IaIu kita bawa tidur dan akhirnya menyebabkan kegemukan serta memperberat kerja organ tubuh di malam hari.

Masalah yang kedua disampingjumlah kalori yang salah, adalah masalah keseimbangan kalori dimana tradisi kita makan pagi ala Indonesia cenderung lebih "berat" dengan karbo hidrat, dimana ada slogan yang mengatakan bahwa kalau belum makan nasi artinya belum makan. Sehingga tradisi makan pagi kita kebanyakan, nasi, bubur atau mie. Seharusnya 40 persen porsi makan pagi kita di-isi dengan buah-buahan.

Menurut data dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian pada 2011, diketahui bahwa konsumsi buah-buahan masyarakat Indonesia hanya 34,55 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan konsumsi sayuran sebagai salah satu sumber serat bagi kesehatan, selain buah, di Indonesia hanya 40,35 kilogram per kapita per tahun. Jumlah konsumsi buah inijauh sekali dibandingkan dengan rekomendasi FAO sebesar 73 kilogram per kapita per tahun dan standar kecukupan untuk sehat sebesar 91,25 kilogram

per kapita per tahun. Data lainnya menunjukkan Indonesia adalah negara konsumsi buah terendah di regional Asia, dalam data tersebut terlihat bahwa China menjadi negara terbanyak mengonsumsi buah dengan capaian Iebih dari 250 kilogram buab per kapita per tahun. Disusul dengan Singapura dan Vietnam, lalu Kamboja. Indonesia tidaksampai 50 kiloram per kapita per tahun.

Kurangnya konsumsi sayur dan buah menjadi salah satu penyebab melonjaknyu penyakit tidak menular di Indonesia beberapa tahun terakhir Buah dan sayur mengandung vitamin A, C, E, asamfolat, seng, magnesium, kalsium, dan kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Belum lagi kandungan antioksidan, serat, maupun cairan di dalamnya. Serat misalnya, memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh. Serat juga mengatur agar peningkatan kadar gula dalam tubuh tidak berlebih juga tidak menurun secara drastis.

Adapun 5 penyakit tidak menular tertinggi di Indonesia, menurut Hastuti, adalah hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan osteoporosis. Fakta laainnya, pada 2015, 1 dari 11 orang Indonesia mengidap diabetes. Artinya, jika Indonesia memiliki penduduk sebanyak 220 juta jiwa, maka diperkirakan ada 12 juta pengidap diabetes.

Fiastuti Witjaksono,kepala Departemen Gizi RSCM dan spesialisgizi klinik fakultas Kedokteran Univenitas Indonesia.

Data Riset Kesehatan Nasional
diatas 18 tahunyang mengala (Riskesnas) tuhun 2016 menunjukkan penduduk dewasa berusia mengalami kegemukan atau abesitas sebesar 20.7 persen.

Angka itu menunjukkan pesat dari tahun 2013 ketika penduduk yang kegemukan mencapai 15,4 persen.

Kajian Global Burden of Diseases yang dipublikasikan jurnal Lancet pada 2014 mengungkapkan ada 10 negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia dan Indonesia berada di peringkat 10.

Padahal, obesitas rentan mengundang penyakit berbahaya. Beberapa resiko dari obesitas itu adalah diabetes atau tekanan darah tinggi dimana keduanya merupakan penyebab utama gagal ginjal.

Kami sangat percaya bahwa pemberdayaan kesehatan di Indonesia bisa dimulai dan tradisi dan budaya makan yang Iebih sehat lebih bergizi dan dengan nutrisi lebih baik.


Presentasi hari ini bertujuan untuk mempromosikan budaya makan pagi yang sehat dengan keseimbangan kalori dan nutrisi. Di Sembutopia kami percaya bahwa dengan edukasi dan motivasi tradisi makan yang benar maka konsumen di Indonesia lebih terjamin kesehatan-nya dan bisa memberdayakan ekonomi Iebih efektif.

Acara Sajian Makan Pagi kali ini bekerja sama dengan BISTRO BARON menampilkan sejumlah cita rasa kuliner dengan kelezatan klasik namun menampilkan bahan-bahan berkuaiitas dan pilihan yang bermutu tinggi dari Amerika. Pilihan menu dibuat sedemikian rupa dengan keseimbangan kalori antara karbo hidrat protein dan buah-buahan.

Misalnya saja dari California kami menampilkan buah jeruk, dan kali ini ada 3 back jeruk yang kami tampilkan yaitu Navel, Cara-cara dan Delite. Navel yang manis dijadikan sajian orange juice yang segar dan bernutrisi tinggi. jeruk cara-cara yang unik dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi biasanya menjadi primadona sarapan pagi. Dan jeruk mandarin Sunkist Delite yang tanpa biji menjadi camilan sehat yang asyik dan disukai anak-anak.

Disamping jeruk kami juga menampilkan kismis Sun Maid juga dari California dan Karma Medjool
dan Arizona. Keduanya dikenal sebagai "power pack" yang sangat baik dikonsumsi dipagi hari untuk memberikan enerji yang sangat dibutuhkan tubuh.

Tidak ketinggalan duajenis ape] dari Washington yaitu Envy dan Pacific Rose ditampilkan juga dalam menu sajian pagi di Bistro Baron ini. Apel sudah lama dikenal sebagai "the super foods" yang memiliki multi fungsi nutrisi yang sangat ajaib bagi tubuh kita. Mulai dari asupan serta lindungan nutrisi dan vitamin, serta fungsi detox dan anti Kanker yang dikenal handal.

Untuk karbohidrat kami menampilkan kentang dari Amerika
yang memiliki kandungan gizi serta nutrisi yang tak terbantahkan untuk memberikan energi pruma di pagi hari Kentang dari Amerika ini tampil dalam berbagai bentuk menu dan pilihan sehingga dipagi hari. dikalangan para Chef di berbagai restoran dan hotel di Indonesia.

Acara sajian makan pagi kali ini adalah kerja sama dengon BISTRO BARON yang menampilkan menu sajian pagi klasik menyehatkan yang didesain khusus untuk kebutuhan para eksekutif daerah Central Business District jakarta yang super sibuk, yang kini dapat melakukan pertemuan bisnis dan sekaligus makan pagi di BISTRO BARON yang mewah, sehingga menampilkan pengalaman berkuliner yang eksotis.

Catatan tentang Sembutopia :
Sembutopia adalah channels digital platform yang mulai diluncurkan November 2017 oleh Kafi Kurnia bersama teman-teman tujuan-nya adalah sebagai media edukasi, motivasi dan inspirasi penyembuhan.

Sembutopia mengadakan sejumlah kegiatan seperti seminar, outdoor event, lomba foto dun lomba tulis blogger dengan thema gaya hidup yang sehat Sembutopio memiliki misi untuk memberdayakan kemampuan kita dalam menjaga kesehatan dan penyembuhan diri [selfhealing].(War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved