Kamis, 02 Agustus 2018 - 12:12:14 WIB
Duet Calon Pemimpin Negara Harus Siap Hadapi Tantangan Pertanian Indonesia ke Depan
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL.

Jakarta, Kabar-kini.com - Selama 4 tahun, Presiden Jokowi telah berhasil mencatatkan berbagai Dencapaian yang positif bagi sektor pertanian nasional. Ke depannya pencapaian-pencapaian ini akan makin dioptimalkan dengan duet pemimpin yang segar yang memiliki perhatian dan pemahaman dan sektor pertanian.

Presiden Jokowi sejak awal telah menaruh perhatian besar tentang kedaulatan pangan yang tercermin di dalam Nawacitanya. Perhatian ini terefleksi pula dari besaran infrastruktur terkait Pertanian yang telah dibangun oleh Presiden Jokowi selama 4 tahun ini.

Hal ini dikonfirmasi oleh Sekjen HKTI Mayor Jenderal (Purn) Bambang Budi Waluyo yang menjelaskan bahwa Jokowi gencar melakukan pembangunan infrastruktur selama empat tahun memimpin. "Pak Jokowi meningkatkan infrastruktur itu sangat bagus sekali, baru 5 tahun sudah membangun, yang luarJawa tidak pernah disentuh, sekarang disentuh Pak Jokowi, pembangunan infrastruktur itu."

Ke depannya, pembangunan sektor pertanian harus diiringi dengan pengembangan soft skill-nya. Jend. (Purn) Moeldoko memaparkan pandangannya tentang isu-isu strategis di sektor pertanian yang harus segera ditangani. Pertama adalah sempitnya lahan; kedua, akses petani terhadap perbankan sangat rendah; ketiga, respon petani terhadap teknologi pertanian masih belum baik; keempat, persoalan manajerial; dan kelima, persoalan paska panen.

Lebih jauh lagi ia telah mengidentifikasi permasalahan tambahan yaitu kurangnya minat generasi muda untuk masuk ke sektor penanian. "Ini karena kondisi pertanian kita kurang menjanjikan. Kalau kita coba dari kondisi yang kurang menjanjikan menjadi menjanjikan, maka saya pastikan banyak yang akan bergabung dengan kita (petani)," ujar Moeldoko ketika menjelaskan tentang persoalan ini.

Sejak pensiun, Moeldoko telah fokus bertani yang memang merupakan asal dan cita-citanya sejak kecil. Berbekal kemampuan manajerial, ia membawa kerangka kerja yang berbeda di dalam sektor pertanian Indonesia yang mendorong produktivitas secara signifikan.

Pencapaian ini makin jelas ketika ia ditunjuk sebagai pimpinan Himpunan Kerukunan Tani lndonesia (HKTI) oleh Presiden Jokowi.

Di bawah kepemimpinannya, HKTI berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian yang tak didugaSebelumnya, termasuk di antaranya

(1) Menciptakan bibit unggulan M400 dan M70D dengan sertifikasi dan pujian dari Mentan,

(2) Mendirikan perusahaan M-Tani untuk mengembangkan bibit unggul, pupuk, teknologi pertanian dan pendampingan bagi petani, (3) Membangun pompa air raksasa di Gunung Kidul untuk mendukung pertanian kawasan, dan

(4) Membentuk kelengkapan organisasi HKTI berupa organiasi otonom HKTI yaitu Koperasi HKTl Tani

Makmur Sejahtera, Media Center, IT Data Center, Brigade Anti Hama, Lembaga Litbang, LBH dan Organizer.

Event Untuk mengundang generasi muda masuk, Moeldoko juga gencar melakukan sejumlah langkah Iangkah out-of-the-box, termasuk HKTI Innovation Award, mengaktifkan kembali Pesta Petani Muda
(Pestani), pengembangan pesawat drone untuk pertanian, pemberdayaan organisasi sayap Pemuda Tani dan perempuan Tani, serta kerjasama dengan kampus dan pesantren untuk menciptakan pemuda petani.

Bersama dengan Moeldoko, Presiden Jokowi akan mampu menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan, dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang Berdaulat Pangan.

"Kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang ini saya pikir krisis tentang energi termasuk masalah pertanian itu membutuhkan orang-orang yang memahami tentang tani, sehingga kita perlu meningkatkan atau menguatkan masalah pertanian ke depan," tegas Bambang. (War)


    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved