Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:25:33 WIB
lndoAgro "Indonesia Agriculture, Fishery, Livestock, Plantation International Expo 2018" Banyuwangi
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL.

Jakarta, Kabar-kini.com - Masa kini dan masa depan masyamkat antar bangsa kini dihadapkan pada perubahan cepat yang didorong oleh revolusi trade, technology, transportation, tourism, telecommunication, information artificial intelligence (5T, 1A1), yang menuntut penguasaan teknologi tinggi dan kemampuan untuk bersaing.

Pada sektor ekonomi khususnya pangan, kini saatnya kita meretas jalan menuju kedaulatan pangan, menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi primadona di kancah global.

Keuletan dan ketangguhan suatu negara ditengah meningkatnya kebutuhan pangan dan keterbatasan lahan akibat dampak perubahan iklim, menuntut pengelohan ketahanan pangan sebagai salah satu elemen penting dalam ketahanan ekonomi nasionaL

Pangan mempakan salah satu komponen suatcgis ekonomi Indonesia untuk menunjang peningkatan nilai ekspor, dan peningkatan devisa. Dalam pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 sampai 14 Oktober 20l8 di Bali, akan membahas peningkatan perekonomian di berbagai sektor, termasuk diantaranya integrated agroculture guna mengintegrasikan Agroindustry dan Agribusiness (pertanian, perkebunan, pertenakan dan perikanan) agar dapat memberikan impact positif bagi penguatan ekonomi nasional.

Salah satu upaya meningkatkan efektifitas dan eflsiensi industry dan bisnis agro ini adalah dengan membuat industly dan bisnis agro online dengan pola industrial 4.0, atau yang kemudian bisa disebut dengan penerapan POLA AGRO 4.0.

Melihat respons positif akan hal itu, YKPN (Yayasan chaulatan Pangan Nusantara) dan PT. Convergence Global bersama Pemerintah Daerah Banyuwangi, akan menggelar perhelatan besar yaitu Indo Agro "Indonesia Agriculture, Fishery, Livestock and Plantation International Expo 2013" dalam rangka untuk membuka peluang pasar hasil produksi pangan lokal menuju pasar regional dan global; Adapun lokasi yang dipilih adalah Banyuwangi pad tanggal ll sampai 16 Oktober 2018.

Expo internasional ini diharapkan menjadi salah satu bentuk intermedasi antara petani, peternak pembudidaya di sisi Supply dengan perusahaan pengolahan pangan, eksportir dan pasar global sisi demand.

Soud Aminah, selaku Ketua Umum YKPN mengungkapkan bahwa "YKPN memiliki komitmen tinggi untuk berkontribusi dalam membantu petani den pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dcmi terwujudnya kedaulatan pangan yang terintregrasi," Komitmen itu amara lain dilcalisaikan dalam Expo internasional ini dengan memanfaatkan lahan seluas 2 Ha di tengah Rota Banyuwangi.

Guna menampilkan citra khas Indonesia sebagai ncgara Niaga, Agraria dan Mamim (NAM). arsitektur Expo menggunakan omamen full bambu baik pada gate. boom. sedangkan untuk bangunan dalam pameran akan menghadirkan beragam jenis tanaman. sayur, buah, ikan dan Iemak dikemas seperti layaknya berada dalam suasana pedesaan.

Tak hanya menampilkan suasana pedesaan. acara akan dimeriahkan oleh atraksi panen hasil bumi khas Indonesia pada lahan pertanian dan perkebunan, ditunjang oleh angka ragam tanaman yang sudah ditanam dan dipersiapkan untuk panen pada waktu acara ini berlangsung. Para tamu delegasi dari 189 Negara yang akan hadir akan didampingi olch Presiden R1, Joko Widodo..

Peluncuran Solusi Bisnis Agro 4.0 Pada Expo ini akan dilakukan Peluncuran Solusi Bisnis Agro 4.0 yang bcncpatan dengan Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober. Pcnimbangan mendasar pcluncuran Solusi Bisnis Agro 4.0 bcnolak dan pemanfaatan kcmajuan tehknologi dalam saat ini dalam Agroindustri dan Agribusines dengan tujuan agar penetrasi teknologi segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat perdesaan.

Selain itu.Solusi Bisnis Agro 4.0 melibatkan kurang lebih 40.000 pesona Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari seluruh Indonesia, mereka diaxahkan untuk mcnjadl jembatan yang menghubungkan antara generasi milcnial dikota dcngan petani didcsa. Dcngan memanfatkan teknologi berbasis Block Chain, Share Economic melalui Solusi Bisnis Agro 4.0 berbasis Shaning Ekonomi memungkinkan pendapatan petani, peternak dan perkebunan skala kecil/ tradisional akan meningkat. Solusi bisnis Agro 4.0 yang akan di launch ini bernama :

ALGRIZ Algriz adalah suatu solusi terintegrasi Agra bisnis dan agro industry yang ditenagai teknologi IT berbasis

blockchain dan sharing economic dengan menggabungkan konsep crowd sourcing, crowd funding dan crowd marketing. Beberapa penerapan kongkret konsep ini antara lain: Entry point hmr, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai pendamping petani membuat investasi baik kecil maupun besar. Pembuatan pake ini mengedepankan pola di even by demand/market. Dalam hal ini, justru project Agro kecil yang paket-paket project agro, akan menjadi pilar pertumbuhan Agro 4.0. Penerapan crowd funding, Masyarakat kelas menengah dan atas di kota mulai percaya untuk menanamkan investasinya di project-project agro dalam skala besar maupun kecil. Penerapan crowd marketing. Seluruh channel marketing akan diaktifkan, baik below the Iine (pasar offline, seperti mall, minimarket, lelang agro, dll) dan above the line (e-commerce). Baik
dalam negeri maupun luar negeri.

Yayasan kedaulatan Pangan Nasional (YKPN) lahir dari keprihatinan terhadap persoalan dan isu strategik yang berkanan dengan upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Adapun rancang bangun YKPN dibentuk untuk lkut berpartisipasi dalam menangani persoalan pangan dengan melibatkan stakeholder secara aktif (War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved