Selasa, 05 Maret 2019 - 00:04:12 WIB
Industri MICE: Kinerja Dyandra di awal tahun 2019  
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI.

 

Kabar-kini.com, Jakarta, 4 Maret 2019 — PT. Dyandra Media International, Tbk. (Dyandra) optimistis kinerja keuangannya sepanjang 2019 semakin positif. Dua faktor utama pemicu optimisme tersebut adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia dan peningkatan industri Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).
 
Belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan investasi masih akan menjadi faktor penopang terbesar pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019. Kebijakan Pemerintah yang menjaga daya beli masyarakat serta memprioritaskan sektor pariwisata turut mendorong industri MICE makin berkembang sepanjang tahun ini.
 
Indikator lainnya, tren peningkatan jumlah penyelenggaraan event MICE selama 5 tahun terakhir. Tahun 2019, tercatat ada 950 event yang akan diselenggarakan di Indonesia. Sebaran event ini dibagi menjadi 4 segmen yang meliputi Corporate, Association, Government dan Universities & others. Jumlah event selama 2019 tercatat meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan situasi empat tahun lalu yang masih sekitar 475 event, hal ini merupakan peluang besar bagi Dyandra.
 
Dyandra sebagai holding alias perusahaan induk, memayungi 23 perusahaan MICE. Kinerja bisnis Dyandra ditopang empat perusahaan yang menjadi pilar bisnisnya, yaitu PT Dyandra Promosindo (DP) mengelola bisnis Penyelenggaraan Acara (Event/ Exhibition Organizer), PT Dyamall Graha Utama (DGU) menjalankan usaha Penunjang Acara (Supporting Event), PT Nusa Dua Indonesia (NDI) fokus pada bisnis Ruang Konvensi dan Eksibisi (Venue Owner & Hall Management Business), dan PT Graha Multi Utama (GMU) dari bisnis Hotel (Hotel/ Property Owned Business).
 
Bisnis Penyelenggaraan Acara
 
Melalui subholding company PT. Dyandra Global Edutainment, Professional Exhibition Organizer, yang fokus dalam mengembangkan event dan menitikberatkan pada Edutainment (Education & Entertainment), tidak hanya sarat pesan edukasi tetapi tetap memiliki nilai hiburan. Salah satu eventnya adalah Jakarta International Pet Show (JIPS) 2019 yang akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 Februari 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
 
Tema yang diangkat adalah “Your Pet Deserves the Best Care and Good Welfare” yang mengedukasi tentang bagaimana memiliki, merawat dan memberikan kasih sayang kepada hewan peliharaan. Ada sekitar 150 peserta dan beberapa komunitas seperti Indonesia Parrot Lovers, Ayam Hias Tangerang, ASPERA, Aquascape, Nusantara Aquatic (NUASTIC), dan Perkumpulan Pemerhati Musang Indonesia (PEPMI) yang juga turut memeriahkan acara ini.
 
Event lainnya yang diselenggarakan oleh subholding company PT Dyandra Promosindo adalah Indonesia Bird Con (IBC) 2019 yang akan digelar pada tanggal 1-3 Maret 2019 di Jogja Expo Center, Yogyakarta. “The First Bird Show in Indonesia” ini merupakan pameran yang akan memamerkan ratusan jenis burung, mulai dari jenis love bird, parkit, finch, kenari, pleci, murai batu, cucak ijo, dan banyak lagi.
 
Tidak hanya itu, IBC 2019 juga menghadirkan perusahaan pakan, sangkar, dan industri pendukung lainnya. Dengan menggandeng beberapa komunitas pecinta burung seperti Komunitas Parkit Yogyakarta (Kopata), Komunitas Love Bird Indonesia (KLI), Indonesia Finch, Rajawali Indonesia dan juga JFF (Jogja Free Fly) akan menggelar kompetisi setiap hari untuk meramaikan IBC dengan tiga kelas, yaitu Beauty Class, Singer Class, dan Free Fly Class. IBC 2019 akan memberi warna baru industri pameran Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan dunia fauna.
           
Subholding company lainnya adalah Dyandra Mas Entertainment (DMEASIA) yang bergerak di bisnis promotor musik, akan menghadirkan konser artis yang berasal dari Amerika, pemenang Grammy Award tujuh kali, John Mayer. Gelaran konser John Mayer World Tour ini akan menjadi yang pertama kali di Indonesia, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 April 2019 di ICE, BSD. Konser John Mayer ini adalah bagian dari World Tour 2019, yang akan dimulai di New Zealand pada Maret 2019, lalu berlanjut ke Australia, Singapura, Bangkok, dan Jakarta. Tur akan terus berlanjut hingga ke China dan Jepang.
 
100 Calender of Events (CoE) 2019
 
Kementerian Pariwisata RI pada akhir Desember 2018 yang lalu mengumumkan atraksi wisata terbaik di Indonesia melalui situs resminya di pesona.travel. Semuanya terangkum dalam sebuah kalender event yang tersebar di seluruh Indonesia, 100 Calendar of Events (CoE) 2019. Menteri Pariwisata RI menyampaikan bahwa ini merupakan prakasa dari Presiden RI dan merupakan rangkuman event terbaik yang dimiliki Indonesia, karena telah menjalani kurasi yang ketat dengan standar internasional.
 
Salah satu event yang masuk kedalam ‘100 Calender of Events (CoE) 2019’ merupakan event yang diselenggarakan oleh PT Debindo Mitra Tama (DMT), anak perusahaan Dyandra yang beroperasi di Surabaya, Jawa Timur. Event yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur ini telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-20 yaitu The 20th Majapahit International Travel Fair 2019 yang mengangkat tema “Mari Jelajahi Desa Wisata” akan menampilkan tourism exhibition, travel exchange, cultural performances, fam trip wisata pengenalan dan MICE forums yang akan diselenggarakan pada 2-5 Mei 2019 di Grand City Surabaya.
 
Maryamto Sunu selaku Corporate Secretary Dyandra mengatakan, Dyandra akan terus fokus pada pengembangan inovasi, kreativitas, dan profesionalitas melalui semua unit usaha. “Pengembangan yang akan terus berkesinambungan untuk semua pengelolaan event, baik terhadap event yang regular maupun pengembangan event baru, khususnya untuk mengakomodir kebutuhan industri MICE di Indonesia, juga mendukung Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan industri MICE. Salah satunya, menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara sepanjang tahun 2019,” tegasnya



    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved