Jumat, 29 November 2019 - 23:27:49 WIB
PRAJURIT SATLINLAMIL SURABAYA LATIHAN ANTISIPASI TEROR DAN SABOTASE
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL.

Kabar-kini.com, Jakarta, 29 November 2019 - Prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya melaksanakan latihan pertahanan pangkalan untuk mengantisipasi ancaman teror dan sabotase yang dapat mengganggu keamanan, khususnya wilayah Surabaya. Latihan digelar di Mako Satlinlamil Surabaya, Jumat (29/11). Latihan Pertahanan Pangkalan triwulan IV tahun 2019 ini dipimpin Perwira Staf Operasi (Pasops) Satlinlamil Surabaya Mayor Laut (P) Fery Anton, M.Tr (Opsla) diikuti 120 orang prajurit terdiri dari 100 orang pelaku latihan, 20 orang pelatih, Staf maupun unsur KRI Satlinlamil Surabaya berlangsung selama 5 hari sejak 25 November hingga 2 Desember 2019.

Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto mengatakan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit staf dan unsur baik perorangan maupun tim (Kesatuan) dalam berkoordinasi secara terpadu antara unsur dan pendirat untuk menanggulangi bahaya ancaman, gangguan, hambatan serta lawan sabotase dari prajurit Satlinlamil Surabaya.
Latihan ini memerankan berbagai materi latihkan diantaranya Peran Penindakan Huru-hara, Peran Anti Sabotase dan Teror, Peran Anti Separatis, Peran Pertahanan Pangkalan dan Peran Penanggulangan Kebakaran yang melibatkan satuan samping dari Yon Marhanlan Lantamal V. Selain itu, latihan ini merupakan agenda latihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dalam menjaga kemampuan satuan dan individu prajurit Satlinlamil Surabaya dalam mempertahankan Pangkalan TNI Angkatan Laut dari serangan darat maupun udara yang bisa terjadi kapan saja..

"Latihan-latihan ini juga sebagai langkah anstisipasi penyelamatan obyek vital yang akan dapat mengancam pertahanan pangkalan TNI Angkatan Laut khususnya di Mako Satlinlamil Surabaya", ujar Komandan Satlinlamil Surabaya.
Sejalan dengan kegiatan latihan tersebut, latihan ini juga dalam rangka kesiapan Prajurit Satlinlamil Surabaya dalam mendukung pengamanan apabila diperlukan permintaan bantuan oleh Polri.
"Latihan pertahanan ini untuk menguji kemampuan setiap prajurit individu maupun kelompok dalam menempati pos tempur mereka masing-masing apabila terjadi bahaya serangan dari Musuh,selain itu sebagai prajurit matra laut harus selalu siaga dan profesional dalam melaksanakan tugas" ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. mengatakan Latihan pertahanan pangkalan merupakan salah satu bentuk antisipasi prajurit Kolinlamil terhadap berbagai ancaman, gangguan maupun bahaya sabotase dari pihak lain.

“Utamakan zero accident baik perorangan maupun tim, berlatih dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat” tandas Panglima Kolinlamil berpesan. (Dispen Kolinlamil).

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved