Sabtu, 30 November 2019 - 13:13:53 WIB
Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri Menjadi Pembicara utama di Seminar Internasional
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HEADLINE




Kabar-kini.com, Jakarta - Universitas Negeri Jakarta Jadi Sentra Pendidikan Damai untuk DUNIA.

Globalisasi telah menyebabkan dunia saat ini mengalami perubahan yang cepat.

Para pemuda seringkali menjadi obyek yang dengan mudah terpapar oleh berbagai dinamika pemikiran yang muncul sebagai akibat globalisasi.

Hal itu terjadi karena para pemuda merupakan pihak-pihak yang lebih banyak berinteraksi dengan produk globalisasi. Berbagai variable globalisasi memunculkan konsep-konsep, pertanyaan-pertanyaan, dan tantangan-tantangan baru, yang harus segera disikapi dengan tepat dan efektif.

Pensikapan kita terhadap berbagai produk budaya globalisasi hendaknya memadukan antara akar ajaran islam yang orisinil dan realita perkembangan kehidupan modern saat ini. Upaya mengharmoniskan antara ajaran Islam yang universal dan konteks dunia modern menjadi sangat penting mengingat dampak globalisasi telah mempengaruhi struktur masyarakat Indonesia khususnya kalangan pemuda.

Mengingat Indonesia merupakan Negara muslim terbesar di dunia dari segi jumlah penduduknya, maka Indonesia merupakan sasaran empuk bagi para pihak yang membonceng globalisasi untuk mencapai tujuan dan ambisi mereka. Dan sasaran utama mereka dalam upaya memanfaatkan globalisasi sebagai instrument untuk mendapatkan keuntungan pragmatis mereka ada para pemuda.

Salah satu dampak globalisasi yang dialami oleh dunia Islam adalah berkembangnya gerakan Islam trans nasional yang ditengarai menjadi pemantik berkembangnya radikalisme beragama. Maraknya pemahaman islam yang tekstualis, anti terhadap kebinekaan, dan agresif menjadi ancaman tersendiri bagi dunia Islam khususnya dan peradaban dunia pada umumnya. Apalagi penguatan radikalisme tersebut sengaja dumunculkan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai alat untuk menguasai dunia. Seringkali radikalisme merupakan hasil konstruksi keagamaan yang telah dihilangkan aspek-aspek peradabannya dan ditumpangi dengan tendensi politik dan ekonomi.

Dalam keadaan yang demikian, sebagai salah satu tokoh dunia yang concern untuk menyerukan dan memperkuat moderasi Islam, dan pembersihan keberagamaan dari berbagai tendensi politik, maka kehadiran Habib Ali al-Jufri diharapkan dapat membuka wawasan umat Isalm Indonesia umumnya dan kalangan pemuda pada khususnya. Habib Ali Al-Jufri yang dikenal piawai dalam berdialog dan mengkomunikasikan Islam yang terbuka, dinamis, dan pro terhadap kemajuan, dapat memberikan pemahaman tentang implementasi keberagamaan yang berkontribusi untuk membangun peradaban dan kemanusiaan.

Tujuan
Kegiatan kunjungan Habib Ali al jufri ke Indonesia memeiliki tujuan: Memberikan wawasan kepada umat Islam Indonesia umumnya dan kalangan akademisi khususnya tentang konsep moderasi Islam yang sesungguhnya, serta impilkasinyta terhadap pengembangan peradaban dan kedamaian dunia
Memberikan arahan bagi para dai, ulama, guru dan dosen agama tentang metode dakwah dan pengajaran yang dapat menjawab tantangan modernisasi dan globalisasi
Memberikan penjelasan tentang strategi, metode, dan teknik untuk menghadapi wacana radikalisme kanan dan kiri

Kegiatan
Beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan selama keberadaan habib ali Al Jufri di Indonesia adalah:
Menghadiri seminar internasional “ Islam dan Peradaban” di Universitas Negeri Jakarta
Seminar dan Studium general di beberapa kampus di Indonesia dengan tema besar “ Kontribusi Islam dan Umat Islam dalam membangun peradaban dan menciptakan perdamaian dunia”
Forum ilmiah dengan para Ulama dan guru agama dengan tema “Implementasi Islam Rahmatan Lil Alamin”
Forum pertemuan dengan para tokoh agama, pendidikan, dan politik untuk mendiskusikan formulasi pendidikan dan dakwah Islam yang memperkuat moderasi dan harmoni
Kelompok Sasaran.

Kegiatan kunjungan Habib Ali Al-Jufri kali ini akan mengunjungi beberapa pihak yaitu:
Universitas, meliputi: UNJ, UI, UPI, UIN SG, UGM, UM, UIN Maliki, dan UNMUL
Pesantren dan Majlis Ilmu Agama: Zawiyah Ar-Raudhah, dan Pesantren Sidogiri
Ormas Keagamaan : NU, MUI, Muhammadiyah, dan JATMAN

Topik-Topik Yang dibahas
Topik-topik yanga akan dibahas oelh habib Ali Selama di Indonesia adalah:
Bagaimana memahami Islam sebagai agama Peradaban
Islam dan Filsafat
Islam dan seni
Islam dan Kearifan Lokal
Islam dan Tantangan Globalisasi
Peran Ulama dalam membangun Paradigma Quran untuk kehidupan
Islam dan kontra radikalisme
Pendidikan dan dakwah Islam untuk membangun harmoni.

(War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved