Kamis, 09 Juli 2020 - 12:02:39 WIB
Kesiapan The New Normal DYAN Pasca Pandemi Covid-19
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: TEKNOLOGI

Kabar-kini.com, Jakarta, 8 Juli 2020 — Memasuki pertengahan tahun 2020 ini, Indonesia masih dihadapkan dengan pandemi covid-19 dan semenjak dinyatakannya pandemi, ribuan event terpaksa dibatalkan demi mematuhi protokol kesehatan Pemerintah Indonesia, agar penyebaran covid-19 tidak semakin meluas. Pandemi covid-19 dapat dipastikan memberikan perubahan perilaku masyarakat yang akan lebih fokus dalam memperhatikan faktor-faktor terkait kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan.

Seiring dengan upaya Pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus covid-19, berbagai industri pun harus beradaptasi dan bersiap menuju new normal atau tatanan baru. Tidak terkecuali bagi industri MICE dalam penyelenggaraan event kedepannya dapat memadukan antara event secara online dan offline.

Dalam rangka menyiapkan The New Normal pasca pandemi covid-19, PT Dyandra Media International Tbk (Dyandra), perusahaan induk (holding) dengan kode saham DYAN yang membawahi 26 perusahaan dan bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE), Jumat (26/6), melalui entitas anak Perusahaan Dyandra Promosindo mengadakan Press Conference dan Launching yang bertemakan “Dyandra New Adventure: The Biggest End of Year Multi-Industry Event”.

Dyandra Promosindo akan mengadakan proyek kolaborasi terbesar di akhir tahun 2020. Proyek ini merupakan all in one event yang dikemas dengan nama Dyandra New Adventure (DNA) yang menghadirkan empat pameran sekaligus yaitu CREATE by IFEX, IIMS Motobike Show, Property Weekend Fiesta dan Synchronize Festival yang akan diselenggarakan pada 2-4 Oktober 2020 di JIExpo. DNA akan diselenggarakan mengikuti protokol kesehatan dan keamanan dasar yang telah ditetapkan Pemerintah. Seperti pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker atau face shield, menerapkan physical distancing dan menyediakan lokasi untuk cuci tangan/ hand sanitizer. Selain itu, Dyandra Promosindo selaku professional event organizer akan menerapkan standar peraturan baru yaitu menyiapkan crowd controller dan gangway minimal 3 meter, dan para kontraktor akan diwajibkan memakai Standard Safety Uniform saat bekerja.

Hendra Noor Saleh, Direktur Utama Dyandra Promosindo yang juga menjabat sebagai Direktur PT Dyandra Media International Tbk, mengatakan bahwa proyek kolaborasi tersebut diyakini sebagai solusi baru di era new normal ketika masyarakat akan lebih selektif dan efektif saat menghadiri sebuah event. Dengan penggabungan beberapa industri yaitu furnitur, otomotif, properti dan musik, harapannya adalah agar kolaborasi 4 event dapat menciptakan cross audience dan dalam kemasan hybrid ini bisa menjadi langkah pioneer untuk membantu program promosi dan penjualan industri yang tentunya sedang merosot akibat dampak pandemi covid-19.

Industri Event di Era New Normal
Pandemi covid-19 menjadi sebuah peluang dan tantangan baru bagi Perusahaan. Keadaan ini tentu saja membuat percepatan era revolusi industri 4.0, dimana revolusi industri 4.0 merupakan era teknologi digital. Teknologi informasi menjadi pusat semua aktivitas masyarakat. Hal ini tentu saja membuat DYAN sebagai industri MICE yang siap dalam memperkuat layanan digital dalam sebagian besar aktivitas operasionalnya.

Contoh yang sudah diterapkan pada pameran Dyandra Promosindo sebelumnya adalah penggunaan sistem pembayaran non-tunai (cashless payment system), tiket masuk menggunakan Near Field Communications (NFC) system, dokumen kepesertaan disajikan dan dikoordinasikan melalui sistem yang terintegrasi antara peserta dan penyelenggara, penggunaan mobile apps, e-directory/e-catalogue, serta menayangkan live streaming pameran dan konser.


    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved