Jumat, 11 September 2020 - 17:02:40 WIB
Koperasi Indosurya Cipta Tersangka Korporasi Kasus Penipuan
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HEADLINE








Kabar-kini.com, Jakarta 11 September- Tadi kami sudah bertemu dengan penyidik dan dari pihak penyidik juga sedang bekerja keras semuanya sedang dalam proses dan kemungkinan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan jadi mudah mudahan semua tetap dalam profesinya masing masing. Saya disni sebagai lawyer bertugas mewakili klien kami untuk memantau segala proses yang berjalan.

"Kami sebagai lawyer tidak bisa menginterfensi kepenyidik jadi biarkan penyidik bekerja dengan profesional dan mudah mudahan merka tetap dalam kinerjanya yangg profesional, Ada beberpa laporan yang kita laporkan disini kurang lebih 300 Miliar total dari tagihan dan yang saya miliki ada 2 Triliun lebih dari nasabah kurang lebih 960 nasabah, belum yang lain nya semua total ada kurang lebih 6000an nasabah" Ujar Agus Wijaya saat ditemui awak media di Mabes Polri

Dari pihak indosurya sendiri memang telah melakukan pencairan pembayaran sesuai sekema Yang berjalan dan untuk yang nominalnya dibawah 500 juta sudah dilakukan pembayaran cicilan.
Ada sebagian nasabah yang sudah dibayarkan oleh indosurya yang nominalnya dibawah 500 juta memang sudah menerima, tetapi kita tidak bisa menyamakan klien saya yang satu harus sama dengan klien saya yang lain.

Dalam holomogasi itu pembayraan harus sesuai sekema pembayran ini harus merata sesuai dengan apa yang sudah disepakati dan kami mendengar adanya pembayaran dari pihak pihak tertentu kreditur kreditur yang cukup lumayan dan itu menggunakan aset salah satu PT milik mereka itu yang kita dengar, dan di dlm surat itu kami mohon ada kejelasan dalam kasus perkara ini.

Memang indosurya sudah beritikad baik untuk melakaukan pencairan tetapi pidan yang berjalan ini bukan pidana yang korbannya personal tetapi dengan negara Ya itu dengan menghimpun dana masyarakat kalau menghimpun dana masyarakat bisa dipidana dan kepastian hukumnya, kalau kita baca dimeda untuk pasalnya sendiri itu menghimpun dana masyarakat dan bertindak seolah olah seperti bank / koprasi.


Jadi yang kita tuntut itu ada ketidak puasan Dari pihak klien saya karna dana nya tidak bisa di ambil sampai saat ini karena waktu itu menindak lanjuti laporan perkara pidana yang berjalan Jadi Para tersangaka ini dituduh menghimpun dana masyarakat jadi kebetulan mereka sudah jadi tersangka Dan didalam hal ini ada 4 tersangka dan kami mohon segera mendpatkan kepastian hukum .


Lebih lanjut Evert menjelaskan "Tadi saya datang kelantai 5 itu diminta berkas data untuk menyatakan data laporan kita sebelumnya tanggal 23 april diterima penyidik Papeka , dan tujuan kita datang hari ini untuk menanyakan prihal sudah sejauhbmana penyidikan kita dan pada intinya kita mau menyatakan bahwasannya Untuk pencekalan ini selama 3 bulan sampai bulan oktober, dan kita minta untuk diperpanjang pencekalannya tetapi kata penyidik tersebut kalau andai kata sudah menjadi tersangka itu otomatis langsung di perpanjang. karena kerugian saya mencapI 1 M lebih " sambung Evert Fibrandi


Disni kita tidak mau memenjarakan orang atau membuat orang susah tujuan kami apabila pembayaran itu dilakukan secara pair maka kita akan cabut perkaranya, dalam hal ini indosurya saya katakan secara subjektif memng meraka suportif telah melakukan pembayaran koprasi indosurya tetapi memang ada dugaan Perbedaan Sehingga kami disni menanyakan apakaah benar perbedan perbedan yang kami dengar tersebut dan kami hanya menyampaikan lewat surat tetapi belum dijawab." Tutup Agus Wijaya. (War)

    Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
    2014 KABAR KINI .com - All rights reserved