Connect with us

Uncategorized

Dihari Jadi BULOG ke 56, Gelar Fun Morning Senam Zumba dan Demo masak di GBK

Kabar-kini.com, Jakarta — Badan Urusan Logistik ( BULOG), dalam rangka memperingati hari jadi ke- 56 gelar Fun Morning  berupa kegiatan zumba dan demo masak yang diikuti ratusan peserta dari berbagai usia di gelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu pagi (14/5/2023).

Subali Agung Gunawan, Kepala Divisi Pemasaran BULOG selaku penanggungjawab kegiatan menyampaikan, bahwasanya kegiatan ini merupakan acara BULOG untuk masyarakat luas dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke-56.

” Untuk acara internal upacara sudah kita lakukan. Dan, khusus di GBK mengadakan Fun Morning. Disini kita bersenang -senang
bersama masyarakat tapi ada beberapa hal yang kita juga berikan informasi pada masyarakat mengenai sosialisasi perkembangan BULOG sampai saat ini,” ujar Subali.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat perlu mengetahui perkembangan selama 56 tahun perjalanan BULOG. Sebelumnya BULOG dikenal komoditas- komoditas bersubsidi , akan tetapi BULOG banyak Produk-produk yang diluar dari bersubsidi. Termasuk infrastruktur BULOG seperti, fabrikasi BULOG yang dilaksanakan unit distrik. Dan, ada juga konvensional store yang ada di kelola BULOG yakni BOSSFood Kelapa Gading, serta ada Jasa Penerima Logistik (JPL), ada juga Opaset dari BULOG yang bisa di akses seluruh masyarakat Indonesia terkait kebutuhan gudang dan lainnya.

Sedikit informasi tambahan, peran BULOG memang sangat vital, dimana  untuk
memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok terutama beras, minyak, gula dan lainnya
agar dapat memastikan ketersediaan, keterjangkauan dan juga kestabilan harga.

Lain dari pada itu, BULOG juga memenuhi  kebutuhan akan daging beku. Dimana
Bulog telah mengedarkan daging kerbau impor dari India ke pasar tradisional dan ritel modern.

Menurut Subali, Kadang- kadang masyarakat sering mencari daging yang fresh. Sementara, daging frozen yang kita miliki sebenarnya kualitasnya sama dengan fresh hanya, memang teksturnya agak lebih lembut. “Sebenarnya yang dicari masyarakat itu teksturnya yang lembut. Kalau tidak lembut masih menggunakan nanas dan daun
pepaya atau preassure cooker. Sedangkan daging kerbau beku ini lebih efektif karena semua  kita menggunakan proses teknologi.” ujar Subali.

Terkait target BULOG, Subali menjelaskan, “Yang terutama tiga pilar, ketersedian, keterjangkauan dan stabilisasi harga. Dan, itu harus tercapai,” tegasnya.

Subali berharap, masyarakat dan BULOG saling mensupport. “Terutama mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan di Indonesia. Kalau kita menghasilkan sendiri itu lebih baik tapi sementara kita belum bisa
saat ini kita meminta masyarakat untuk memanfaatkan akses pangan dengan harga terjangkau,” tungkas Subali. (war/red)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Uncategorized