Connect with us

Nasional

Forum Kenegarawan Gelar Diskusi dan Buka Bersama

Kabar-kini.com, Jakarta – Negarawan adalah manusia yang menyatukan jiwa bangsa dan jiwa negara didalam dirinya. Sehingga bangsa negara menjadi nafas hidupnya. Sedemikian berat tanggung jawab sebagai negarawan pada kondsi pola pikirdan berpikir pada zaman kemiskinan nurani dan kebodohan. Pola hidup 3 individualis serta materialistik, menjadi pandemi permasalahan mendasar bag bangsa ini. Karena sebagian besar rakyatnya berpikir kepentingan individualis. dan mateialistik adalah jalan kesuksesan hidup. Maka terjerumuslah bangsa Indonesia kepada permasalahan krisis kepemimpinan

Forum negarawan berdiri, karena krisis kepemimpinan dan minus negarawan di Indonesia. Berupaya bersama untuk mencari dan menemukan para negarawan di Indonesia membutukan waktu dan proses.

Forum Negarawan bentuknya non partisan, jadi tidak ber-afiliansi dengan partai politik tertentu. Cakrawala berpikir yang luas serta jiwa besar menja panduan dan paduan kekuatan dari para sahabat negarawan didalam Forum Negarawan. Komitmen Forum negarawan adalah :

1.Menjaga dan memperkuat Nilai Kenegaraan dan konstitusi

2. Menjaga dan memperkuat nilai kebangsaan 3. Menjaga dan memperkuat kehormatan dan kewibawaan bangsa negara

4.Mengedepankan Kekuatan Moral 5.Saling membimbing – Saling menyayangiSaling mendidik sebagai sesama anak bangsa negara. 6.Membahas permasalahan bangsa negara dan menberikan masukan-masukan kepada masyarakat, institusi, lembaga pemerintahan, termasuk pesan kebijakan kenegaraan 7.Menjadikan bangsa negara Indonesia lebih Kuat dan menang dalam percaturan peradaban dunia.

Forum negarawan, tidak hanya membahas perMaSalahan dan dinamikan Sapta Gatra kenegaraan didalam negeri.

Tetapi juga Masalahan giobal yang berpengaruh terhadap bangsa dan negara Indon€sia. Termasuk membuat langkah terobosan untuk memenangkan percaturan peradaban dunia.”

Sebagai negarawan, maka pemikiran dan jwa besar menuntut tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan dan memenangkan bangsa negara. Bukan mengorbankan bangsa negara, untuk kepentingan penghargaan pribadi ataupun oligarki.

Para sahabat negarawan, Sapta Gatra negara Indonesia sedang menghadapi permasalahan. Kita menghadapi politik devide et impera ( memecah bela dan terus diadu domba): Kita mesti hati-hati dengan politik jebakan batman. Politik lempar batu sembunyi tangan. Politik ” semprul ” yang diutarakan A, tetapi yang dilakukan AB,A-B : Abab doang. Politik mengail di air yang keruh dll. Serta terus waspada terhadap kolonial global, yang kita sebut ” Invisible Hand” tangantangan yang tidak terlihat.

Maka ditengah kita bersama , dibulan Ramadan, menjalankan ibadah puasa di tahun 2023. Kita mesti membuat perenungan ramadhan bangsa. Bangsa ini pernah mengalami kemenangan peradaban, pernah dijajah, merdeka dan sekarang masuk jaman reformasi – evaluasi hasilnya.

Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945, terjadi di bulan Ramadhan, saat umat Islam berpuasa. Maka semestinya setelah bangsa ini berpuasa ( dijajah) akan segera mencapai Idul Fitri Bangsa. Tetapi sampai sekarang, bangsa ini belum pernah mencapai Idul Fitri Bangsa.

Kita bersama yakin, bahwa yang berada di Forum Negarawan adalah putraputri bangsa yang sudah memiliki cakrawala berpikir yang luas dan dalam. Tinggal bagaimana menempatkan jiwa besar kita bersama untukmenyelesaikan permasalahan bangsa negara. Demi generasi penerus, anak cucu kita bersama. Semoga Forum Negarawan dapat mengetuk hati dan mengajak peran serta bersama untuk mencapai hari raya dan kesucian bangsa. Semoga Forum Negarawan dapat menjawab dan menjadikan Idul Fitri bagi Bangsa Negara Indonesia pada tahun 2024 dan seterusnya. (Waris)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Nasional