{"id":153862,"date":"2026-01-06T04:03:39","date_gmt":"2026-01-06T04:03:39","guid":{"rendered":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=153862"},"modified":"2026-01-06T04:03:40","modified_gmt":"2026-01-06T04:03:40","slug":"film-alas-roban-angkat-urban-legend-jalan-paling-melegenda-saat-mitos-menjadi-teror-yang-terasa-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=153862","title":{"rendered":"Film \u201cAlas Roban\u201d Angkat Urban Legend Jalan Paling Melegenda: Saat Mitos Menjadi Teror yang Terasa Nyata"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>Kabar-kini.com, Jakarta \u2014 <\/em><\/strong>Alas Roban sejak lama dikenal bukan sekadar jalur penghubung, melainkan ruang cerita yang melekat di ingatan banyak orang. Dari bisik-bisik sopir lintas kota, obrolan penumpang, hingga kisah yang diwariskan antargenerasi, kawasan di Batang, Jawa Tengah ini kerap disebut sebagai tempat di mana logika sering \u201ckalah\u201d oleh hutan yang rapat, kabut yang turun mendadak, serta rasa tidak nyaman yang muncul tanpa sebab jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Di titik itulah urban legend tumbuh bukan karena semua orang melihat hal yang sama, melainkan karena banyak orang pulang membawa perasaan yang serupa. Bagi sebagian pelintas, Alas Roban bukan cuma soal jalan gelap dan berliku, tetapi juga tentang \u201caturan tak tertulis\u201d yang dipercaya harus dihormati.<\/p>\n\n\n\n<p>Sutradara Hadrah Daeng Ratu menyebut Alas Roban punya latar yang kuat karena menyimpan sejarah panjang dan misteri yang terus hidup di tengah masyarakat. \u201cAlas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,\u201d kata Hadrah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, mitos yang beredar kerap menyebut banyak pengendara mengalami kejadian ganjil, baik saat melintas maupun setelah melewati kawasan tersebut. \u201cBanyak yang menemukan hal-hal gaib dan mistis saat melewati, bahkan setelahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menjelang penayangannya pada 15 Januari 2026, film \u201cAlas Roban\u201d merangkum larangan-larangan mistis yang selama ini kerap dibicarakan: menghindari melintas tepat tengah malam, tidak singgah ke warung pinggir jalan, mewaspadai spion kendaraan, tidak menanggapi suara yang memanggil nama dari sisi jalan, serta tidak menatap bayangan diam yang tampak di pepohonan.<\/p>\n\n\n\n<p>Atmosfer itulah yang menjadi pijakan utama film ini. \u201cAlas Roban\u201d memotret cara mitos bekerja tidak selalu hadir sebagai sosok, tetapi sebagai keyakinan, ketakutan yang menular, dan serangkaian larangan yang mengubah perjalanan malam menjadi ujian mental.<\/p>\n\n\n\n<p>Taskya Namya, yang memerankan Tika, menyoroti salah satu momen yang menjadi pemantik ketegangan dalam cerita. \u201cMomen ketika Tika menemukan gambar Gendis yang tidak wajar, kecurigaan muncul makin kuat karena ada yang aneh. Terlebih saat Gendis mengajak main petak umpet, di situ ekspresinya tidak seperti Gendis yang ia kenal,\u201d ujar Taskya, menggambarkan perubahan yang terasa janggal dan mengusik.<\/p>\n\n\n\n<p>Film \u201cAlas Roban\u201d digarap melalui kolaborasi Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures, serta disutradarai Hadrah Daeng Ratu. Deretan pemainnya antara lain Michelle Ziudith sebagai Sita, Rio Dewanto sebagai Anto, Taskya Namya sebagai Tika, Imelda Therinne sebagai Dewi Raras, serta Fara Shakila sebagai Gendis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabar-kini.com, Jakarta \u2014 Alas Roban sejak lama dikenal bukan sekadar jalur penghubung, melainkan ruang cerita yang melekat di ingatan banyak orang. Dari bisik-bisik sopir lintas kota, obrolan penumpang, hingga kisah yang diwariskan antargenerasi, kawasan di Batang, Jawa Tengah ini kerap disebut sebagai tempat di mana logika sering \u201ckalah\u201d oleh hutan yang rapat, kabut yang turun<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-153862","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-film"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/153862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=153862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/153862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":153864,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/153862\/revisions\/153864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=153862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=153862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=153862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}