{"id":182473,"date":"2026-06-25T13:55:18","date_gmt":"2026-06-25T13:55:18","guid":{"rendered":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=182473"},"modified":"2026-06-25T13:55:18","modified_gmt":"2026-06-25T13:55:18","slug":"hari-pelaut-sedunia-kereta-api-jadi-bagian-dari-konektivitas-darat-di-sekitar-pelabuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=182473","title":{"rendered":"Hari Pelaut Sedunia, Kereta Api Jadi Bagian dari Konektivitas Darat di Sekitar Pelabuhan  \u00a0"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>_Di negara kepulauan dengan 17.380 pulau, rel ikut hadir dalam perjalanan masyarakat dan barang dari kawasan pelabuhan menuju kota, pusat ekonomi, dan daerah_<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) memaknai Hari Pelaut Sedunia yang diperingati setiap 25 Juni ini sebagai momentum untuk melihat kembali hubungan antara laut dan darat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Peringatan yang dicetuskan Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization sejak 2010 ini menjadi bentuk apresiasi kepada para pelaut yang menjaga arus perdagangan, perjalanan, dan kebutuhan masyarakat melalui jalur laut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagi Indonesia, laut dan darat merupakan dua ruang perjalanan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Sebagai negara kepulauan dengan 17.380 pulau, perpindahan orang dan barang membutuhkan transportasi yang saling tersambung. Pelabuhan menjadi pintu perjalanan antarpulau, sementara kereta api hadir di sisi darat untuk melayani mobilitas menuju kota, kawasan wisata, pusat produksi, kawasan industri, dan permukiman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Hari Pelaut Sedunia mengingatkan bahwa konektivitas Indonesia dibangun oleh banyak peran. Di laut ada para pelaut, pekerja kapal, dan Insan pelabuhan. Di darat, ada jalan, terminal, stasiun, serta layanan kereta api yang membantu perjalanan masyarakat dan distribusi barang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDi negara kepulauan, perjalanan sering kali bersambung dari laut ke darat, atau dari darat ke laut. Kereta api hadir pada bagian darat dari perjalanan itu. Perannya dekat dengan masyarakat, karena membantu pelanggan menjangkau kota, kawasan ekonomi, wisata, dan simpul transportasi lain,\u201d ujar Anne.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keberadaan kereta api di sekitar kawasan pelabuhan dapat dilihat di sejumlah wilayah. Di Banten, Stasiun Merak menjadi salah satu titik perjalanan yang dekat dengan aktivitas penyeberangan Jawa\u2013Sumatra. Melalui layanan Commuter Line Merak relasi Rangkasbitung\u2013Merak, masyarakat dapat mengakses kawasan Merak sebelum melanjutkan perjalanan melalui kapal penyeberangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>KAI mencatat, volume pengguna pada lintas Rangkasbitung menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Pada 2022 tercatat 43.317.716 pelanggan, meningkat menjadi 62.085.471 pelanggan pada 2023, kemudian 69.999.362 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 77.552.716 pelanggan pada 2025. Sementara itu, pada Januari\u2013Mei 2026, Commuter Line Rangkasbitung\u2013Merak melayani 1.978.799 pelanggan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDi Merak, masyarakat dapat melihat bagaimana perjalanan kereta api bertemu dengan layanan penyeberangan. Pelanggan bisa datang dari wilayah darat, turun di sekitar kawasan Merak, lalu melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya,\u201d kata Anne.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di ujung timur Pulau Jawa, Stasiun Ketapang di Banyuwangi juga menjadi contoh kedekatan antara layanan kereta api dan kawasan pelabuhan. Stasiun ini berada dekat dengan Pelabuhan Ketapang yang melayani penyeberangan menuju Bali. Sepanjang Januari\u2013Mei 2026, Stasiun Ketapang melayani 320.232 pelanggan naik-turun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kedekatan Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang membuat perjalanan antarpulau menjadi lebih mudah direncanakan. Pelanggan dapat menggunakan kereta api sampai Banyuwangi, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bali melalui layanan penyeberangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di Jakarta, kawasan Tanjung Priok menjadi ruang pertemuan antara rel, pelabuhan, permukiman, dan aktivitas ekonomi masyarakat Jakarta Utara. Layanan Commuter Line lintas Tanjung Priok\u2013Jakarta Kota menjadi bagian dari mobilitas warga di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>KAI mencatat, layanan Commuter Line lintas Tanjung Priok terus tumbuh. Volume pelanggan lintas ini tercatat 1.599.107 pelanggan pada 2022, naik menjadi 2.676.363 pelanggan pada 2023, kemudian 3.377.633 pelanggan pada 2024, dan mencapai 3.531.311 pelanggan pada 2025. Pada Januari\u2013Mei 2026, lintas Tanjung Priok telah melayani 1.468.660 pelanggan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDi Tanjung Priok, kereta api menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat perkotaan. Layanan ini digunakan pelanggan untuk bekerja, beraktivitas, mengakses kawasan permukiman, serta menjangkau area yang dekat dengan pelabuhan dan pusat ekonomi,\u201d ujar Anne.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di Semarang, Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol menjadi dua simpul utama layanan pelanggan di kota pelabuhan yang dekat dengan kawasan Tanjung Emas. Berdasarkan data KAI, sepanjang Januari\u2013Mei 2026, kedua stasiun tersebut melayani 3.163.617 pelanggan naik-turun. Rinciannya, Stasiun Semarang Tawang melayani 1.736.897 pelanggan naik-turun, sedangkan Stasiun Semarang Poncol melayani 1.426.720 pelanggan naik-turun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Angka tersebut memperlihatkan bahwa kota pelabuhan juga memiliki kebutuhan mobilitas darat yang besar. Semarang berada di lintas utara Jawa dan menjadi titik temu perjalanan antarkota, pendidikan, wisata, perdagangan, serta aktivitas masyarakat pesisir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di Jawa Tengah, Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang mulai melayani naik-turun pelanggan pada 2026. Berdasarkan data April\u2013Mei 2026, Stasiun Plabuan melayani 398 pelanggan naik-turun. Keberadaan stasiun di wilayah pantai utara Jawa ini menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat di sekitar kawasan pesisir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di Lampung, Stasiun Tanjungkarang menjadi simpul utama layanan pelanggan di Bandar Lampung. Pada Januari\u2013Mei 2026, stasiun ini melayani 322.451 pelanggan naik-turun. Di wilayah yang sama, kawasan Pelabuhan Panjang dan Tarahan juga menjadi bagian penting dari ruang logistik Sumatra bagian selatan, terutama untuk mendukung distribusi komoditas dari kawasan produksi menuju simpul distribusi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keterkaitan rel dan kawasan pelabuhan juga dapat dilihat di sejumlah wilayah lain seperti Belawan di Sumatra Utara, Teluk Bayur di Sumatra Barat, kawasan Tanjung Perak di Surabaya, serta Kalimas yang dikenal dekat dengan aktivitas logistik di Surabaya. Setiap wilayah memiliki karakter berbeda, mulai dari layanan pelanggan, pergerakan komoditas, sampai dukungan terhadap kegiatan industri dan perdagangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada sisi layanan barang, KAI mencatat volume barang yang dilayani sepanjang Januari\u2013Mei 2026 mencapai 26.486.417 ton. Komoditas terbesar yaitu batu bara sebanyak 21.563.901 ton, disusul petikemas 2.428.471 ton, BBM 1.096.998 ton, semen dan klinker 977.983 ton, perkebunan 268.728 ton, retail 48.684 ton, serta komoditas lainnya 101.652 ton.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Anne menyampaikan, layanan barang berbasis rel menjadi bagian dari rantai pasok darat yang terhubung dengan banyak simpul ekonomi. Dalam praktiknya, barang dari kawasan produksi, terminal, pelabuhan, dan pusat distribusi membutuhkan perjalanan lanjutan di daratan agar sampai ke wilayah tujuan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPada layanan barang, kereta api membantu menghadirkan kapasitas besar dan jadwal yang lebih terukur. Bagi pelaku usaha, kepastian jadwal dan kapasitas menjadi penting. Bagi masyarakat, kelancaran distribusi ikut berpengaruh pada ketersediaan barang dan aktivitas ekonomi daerah,\u201d kata Anne.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, KAI Group melayani 214.045.803 pelanggan pada Januari\u2013Mei 2026, naik 7,2 persen dibanding periode yang sama 2025 sebanyak 199.663.907 pelanggan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa transportasi berbasis rel semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan harian, perjalanan antarkota, perjalanan wisata, hingga perjalanan lanjutan ke simpul transportasi lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Anne menambahkan, Hari Pelaut Sedunia juga menjadi pengingat bahwa konektivitas Indonesia hadir melalui kerja banyak pihak. Pelaut menjaga perjalanan di laut. Pekerja pelabuhan menjaga aktivitas kepelabuhanan. Kereta api melayani perjalanan pelanggan dan barang di daratan. Semuanya saling melengkapi dalam kehidupan masyarakat kepulauan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKAI menyampaikan apresiasi kepada para pelaut dan seluruh Insan transportasi yang menjaga konektivitas Indonesia. Dari laut sampai darat, dari pelabuhan sampai stasiun, perjalanan masyarakat dan barang dapat terus tersambung karena banyak pihak menjalankan perannya masing-masing,\u201d tutup Anne.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; _Di negara kepulauan dengan 17.380 pulau, rel ikut hadir dalam perjalanan masyarakat dan barang dari kawasan pelabuhan menuju kota, pusat ekonomi, dan daerah_ &nbsp; PT Kereta Api Indonesia (Persero) memaknai Hari Pelaut Sedunia yang diperingati setiap 25 Juni ini sebagai momentum untuk melihat kembali hubungan antara laut dan darat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Peringatan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":182474,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-182473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragamberita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/182473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=182473"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/182473\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182475,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/182473\/revisions\/182475"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/182474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=182473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=182473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=182473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}