{"id":187882,"date":"2026-07-23T07:38:48","date_gmt":"2026-07-23T07:38:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=187882"},"modified":"2026-07-23T07:38:48","modified_gmt":"2026-07-23T07:38:48","slug":"kai-group-kelola-lima-jenis-teknologi-perkeretaapian-dari-lokomotif-diesel-hingga-kereta-cepat-350-km-per-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=187882","title":{"rendered":"KAI Group Kelola Lima Jenis Teknologi Perkeretaapian, dari Lokomotif Diesel hingga Kereta Cepat 350 Km per Jam"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\">_<i>Didukung standar keselamatan dan kompetensi pekerja, keberagaman teknologi melayani 258,99 juta pelanggan dan 32,50 juta ton barang pada Semester I 2026<\/i>_<\/p>\n<p dir=\"ltr\">PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama ekosistem KAI Group mengelola lima jenis teknologi perkeretaapian, mulai dari lokomotif diesel, kereta rel listrik atau KRL, kereta rel diesel dan listrik atau KRDE\/I, LRT dengan sistem operasi otomatis, hingga kereta cepat dengan kecepatan operasional 350 kilometer per jam.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keberagaman teknologi tersebut mendukung KAI Group dalam melayani 258.993.359 pelanggan sepanjang Semester I 2026, meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 240.805.920 pelanggan. Pada periode yang sama, KAI juga melayani 32.498.043 ton barang, terdiri atas 26.534.095 ton batu bara dan 5.963.948 ton komoditas nonbatu bara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Per Juni 2026, KAI memiliki 551 lokomotif, 1.064 KRL, 2.238 kereta penumpang, 8.907 gerbong barang, serta 96 KRDE\/I. KAI juga mengoperasikan LRT Jabodebek, sedangkan dalam ekosistem KAI Group, PT Kereta Cepat Indonesia China mengoperasikan Whoosh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, setiap teknologi memiliki karakter operasional, sumber tenaga, sistem pengendalian, serta pola perawatan yang berbeda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPerbedaan teknologi tersebut dikelola melalui standar keselamatan, keandalan, kompetensi pekerja, dan disiplin operasi yang konsisten. Tujuannya sama, yaitu memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, tepat waktu, andal, dan nyaman bagi pelanggan,\u201d ujar Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Teknologi lokomotif diesel menjadi penggerak utama layanan kereta api antarkota, lokal, wisata, dan barang. Pada Semester I 2026, layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI melayani 29.858.267 pelanggan, meningkat 8,72 persen dibandingkan Semester I 2025 sebanyak 27.463.555 pelanggan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lokomotif diesel juga mendukung distribusi berbagai komoditas melalui layanan kereta api barang di Jawa dan Sumatra. Sepanjang Semester I 2026, KAI melayani 32,50 juta ton barang untuk mendukung rantai pasok sektor energi, industri, perkebunan, peti kemas, bahan bakar minyak, semen, dan komoditas lainnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada segmen wisata, KAI Wisata melayani 164.743 pelanggan, meningkat 64,45 persen dibandingkan 100.176 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung beragam pilihan perjalanan, mulai dari kereta wisata, kereta panoramic, kereta istimewa, hingga layanan perjalanan berbasis kereta api lainnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk mobilitas perkotaan, teknologi KRL dan sarana commuter mendukung KAI Commuter dalam melayani 204.151.200 pelanggan, meningkat 6,58 persen dibandingkan Semester I 2025 sebanyak 191.540.583 pelanggan. Layanan tersebut menjadi penyumbang volume pelanggan terbesar KAI Group dengan cakupan Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta\u2013Solo, Surabaya, Merak\u2013Rangkasbitung, serta sejumlah wilayah lainnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, teknologi KRDE\/I mendukung layanan regional dan konektivitas bandara. KAI Bandara melayani 3.482.897 pelanggan, meningkat 0,99 persen dibandingkan 3.448.622 pelanggan pada Semester I 2025. KA Makassar\u2013Parepare melayani 172.011 pelanggan, meningkat 15,42 persen dibandingkan 149.035 pelanggan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada teknologi operasi otomatis, LRT Jabodebek menggunakan sistem persinyalan berbasis komunikasi dengan tingkat otomatisasi Grade of Automation 3 atau GoA3. Sistem tersebut memungkinkan pengaturan kecepatan, jarak antarrangkaian, pemberhentian, serta perjalanan dilakukan secara otomatis dan dipantau melalui pusat kendali operasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sepanjang Semester I 2026, LRT Jabodebek melayani 16.018.911 pelanggan, meningkat 22,84 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 13.040.403 pelanggan. Adapun LRT Sumsel melayani 2.206.496 pelanggan pada periode yang sama.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada layanan berkecepatan tinggi, Whoosh menggunakan rangkaian kereta cepat yang memiliki kecepatan operasional hingga 350 kilometer per jam. Sepanjang Semester I 2026, Whoosh melayani 2.938.834 pelanggan, meningkat 0,08 persen dibandingkan 2.936.578 pelanggan pada Semester I 2025.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anne mengatakan, capaian tersebut menunjukkan setiap teknologi memiliki peran sesuai karakter mobilitas masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPelanggan commuter memerlukan kapasitas besar dan frekuensi tinggi, pelanggan antarkota membutuhkan kenyamanan dan kepastian waktu, sedangkan layanan regional, bandara, wisata, dan kereta cepat memiliki kebutuhan operasional yang berbeda. KAI Group menyiapkan teknologi dan pola pelayanan sesuai karakter masing-masing segmen,\u201d kata Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keandalan teknologi tersebut didukung fasilitas perawatan sarana yang tersebar di Jawa dan Sumatra. KAI memiliki enam Balai Yasa sarana, terdiri atas Balai Yasa Manggarai, Tegal, Yogyakarta, dan Gubeng di Pulau Jawa, serta Balai Yasa Pulubrayan dan Lahat di Pulau Sumatra.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keenam Balai Yasa tersebut menjalankan perawatan berat, pemeriksaan menyeluruh, perbaikan, dan peningkatan keandalan lokomotif, kereta penumpang, gerbong barang, serta jenis sarana lainnya sesuai fungsi masing-masing. Perawatan berkala juga didukung depo serta unit teknis di wilayah operasi KAI.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada sisi prasarana, KAI memiliki UPT Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan yang menangani pemeliharaan dan perbaikan mesin berat perawatan jalan rel serta peralatan mekanik. Unit tersebut mendukung kesiapan mesin yang digunakan untuk menjaga geometri dan kondisi jalur kereta api.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KAI juga memiliki UPT Balai Yasa Jembatan Kiaracondong di Bandung yang beroperasi sejak 1921. Balai Yasa tersebut menjalankan produksi dan perbaikan jembatan baja serta pembuatan peralatan kerja prasarana untuk mendukung kebutuhan operasional lintas perkeretaapian di Jawa dan Sumatra.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cTeknologi dengan tingkat kompleksitas yang berbeda memerlukan fasilitas perawatan, alat kerja, prosedur, dan tenaga teknis yang sesuai. Pemeriksaan dan perawatan dilaksanakan secara terjadwal agar sarana maupun prasarana siap digunakan untuk melayani perjalanan,\u201d jelas Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KAI juga memperkuat kompetensi pekerja yang mengoperasikan, memeriksa, merawat, dan mengendalikan perjalanan kereta api. Jumlah pekerja tersertifikasi meningkat dari 14.150 pekerja pada 2022 menjadi 15.983 pekerja pada 2023, kemudian 16.186 pekerja pada 2024, dan mencapai 19.167 pekerja pada 2025.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Program sertifikasi pada 2026 mencakup 18.297 kebutuhan sertifikasi pekerja pada berbagai bidang operasional. Bidang tersebut meliputi awak sarana perkeretaapian, pengatur dan pengendali perjalanan kereta api, pemeriksa serta tenaga perawatan sarana dan prasarana, hingga Penjaga Jalan Lintas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setiap pekerja operasional mengikuti pendidikan, pelatihan, pengujian kompetensi, dan sertifikasi sebelum menjalankan tugas. Penguatan kemampuan juga dilakukan melalui simulasi operasional, lokakarya, forum teknis, pelatihan penyegaran, dan latihan penanganan kondisi darurat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Perkembangan teknologi turut menghadirkan kebutuhan kompetensi baru, termasuk pengoperasian sistem otomatis, perangkat elektronik, persinyalan berbasis komunikasi, pemantauan kondisi sarana secara digital, analisis data operasional, serta pengendalian perjalanan melalui pusat kendali.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KAI juga menggunakan aplikasi Safety Railway Information atau SRI sebagai kanal pelaporan potensi bahaya dan kondisi tidak aman. Laporan pekerja melalui aplikasi tersebut digunakan untuk mempercepat mitigasi dan mencegah risiko yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cDari lokomotif diesel hingga kereta cepat, teknologinya berbeda tetapi prinsip operasinya tetap sama. Keselamatan dijaga melalui pekerja yang kompeten, fasilitas perawatan yang memadai, disiplin terhadap prosedur, serta pengawasan yang berjalan selama 24 jam,\u201d tutup Anne.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>_Didukung standar keselamatan dan kompetensi pekerja, keberagaman teknologi melayani 258,99 juta pelanggan dan 32,50 juta ton barang pada Semester I 2026_ PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama ekosistem KAI Group mengelola lima jenis teknologi perkeretaapian, mulai dari lokomotif diesel, kereta rel listrik atau KRL, kereta rel diesel dan listrik atau KRDE\/I, LRT dengan sistem operasi<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":187883,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-187882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragamberita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=187882"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187884,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187882\/revisions\/187884"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/187883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=187882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=187882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=187882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}