{"id":200916,"date":"2026-09-24T10:27:44","date_gmt":"2026-09-24T10:27:44","guid":{"rendered":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=200916"},"modified":"2026-09-24T10:27:44","modified_gmt":"2026-09-24T10:27:44","slug":"dari-trem-batavia-hingga-whoosh-perjalanan-panjang-kereta-listrik-indonesia-selama-lebih-dari-satu-abad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=200916","title":{"rendered":"Dari Trem Batavia hingga Whoosh, Perjalanan Panjang Kereta Listrik Indonesia Selama Lebih dari Satu Abad"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\">_<i>Dari Trem Listrik 1899, KRL, LRT Jabodebek, hingga Kereta Cepat Whoosh, Teknologi Rel Terus Berkembang Mengikuti Kebutuhan Masyarakat<\/i>_<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kabar-kini.com, Lebih dari satu abad lalu, teknologi listrik mulai hadir dalam perjalanan transportasi rel Indonesia. Dari trem listrik di Batavia pada 1899, berkembang menjadi Kereta Rel Listrik (KRL) untuk mobilitas perkotaan, hingga hadirnya LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Whoosh sebagai bagian dari perkembangan teknologi perkeretaapian modern.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Memasuki usia ke-81 tahun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan perjalanan pengembangan teknologi perkeretaapian melalui perluasan jaringan elektrifikasi dan peningkatan kapasitas layanan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan elektrifikasi menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas layanan kereta listrik, khususnya di wilayah aglomerasi Jabodetabek.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKAI terus menyiapkan pengembangan jaringan KRL melalui penambahan elektrifikasi. Ke depan, jalur KRL Bekasi akan diperpanjang dari Cikarang menuju Cikampek, sementara jalur Bogor akan diperpanjang hingga Cigombong. Pengembangan ini dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas layanan KRL menuju dua juta pelanggan per hari,\u201d ujar Bobby.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pengembangan tersebut dilakukan melalui penambahan listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi jalur. Saat ini, elektrifikasi jalur Bekasi telah mencapai Stasiun Cikarang, sedangkan jalur selatan telah mencapai Stasiun Bogor. Perpanjangan jaringan tersebut ditargetkan selesai pada 2028.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pengembangan elektrifikasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang teknologi listrik dalam perkeretaapian Indonesia yang telah berlangsung selama lebih dari satu abad.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan teknologi listrik telah menjadi bagian penting dalam perkembangan perkeretaapian Indonesia sejak akhir abad ke-19.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cTeknologi listrik telah menjadi bagian dari perjalanan kereta api Indonesia selama lebih dari satu abad. Perkembangannya menunjukkan bagaimana transportasi rel terus beradaptasi, dari melayani mobilitas perkotaan hingga menghadirkan layanan dengan teknologi modern,\u201d ujar Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pemanfaatan listrik pada transportasi rel Indonesia dimulai melalui hadirnya trem listrik di Batavia. Pada 10 April 1899, trem listrik resmi beroperasi sebagai transportasi umum massal baru di Batavia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Armada trem listrik tersebut didatangkan dari pabrik Dyle et Bacalan, Belgia, dan dioperasikan oleh Batavia Elektrische Tram Maatschappij (BETM).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Peresmian trem listrik dilakukan di belakang Bataviasche Planten En Dierentuin atau Kebun Binatang Batavia di kawasan Cikini, Menteng. Di lokasi tersebut juga dibangun depo trem BETM yang dilengkapi fasilitas bengkel serta ruang mesin pembangkit tenaga listrik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada masa awal operasionalnya, jaringan trem listrik Batavia menghubungkan sejumlah kawasan seperti Harmoni, Tanah Abang, Menteng, Kramat, Pasar Senen, Pintu Besi, hingga Stasiun Batavia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kehadiran trem listrik menjadi salah satu tonggak awal penggunaan teknologi listrik pada transportasi berbasis rel di Indonesia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Perkembangan teknologi listrik kemudian berlanjut pada sistem kereta api. Setelah pembangunan infrastruktur elektrifikasi dilakukan, kereta listrik pertama Indonesia mulai beroperasi pada 6 April 1925 melalui lintas Tanjung Priok\u2013Meester Cornelis (Jatinegara).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kehadiran kereta listrik menjadi bagian penting dalam perkembangan mobilitas masyarakat perkotaan. Jaringan kereta listrik kemudian terus berkembang hingga menghubungkan wilayah Jakarta dan sekitarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada 1930, layanan kereta listrik menuju Batavia\u2013Buitenzorg (Jakarta\u2013Bogor) mulai beroperasi penuh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah Indonesia merdeka, teknologi kereta listrik terus berkembang mengikuti pertumbuhan kota dan kebutuhan perjalanan masyarakat. Kereta Rel Listrik (KRL) kemudian menjadi salah satu moda utama transportasi perkotaan, khususnya di wilayah Jabodetabek.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Peran layanan kereta listrik semakin besar dalam mendukung mobilitas masyarakat. Hingga Agustus 2026, KAI Group telah melayani 351.602.397 pelanggan, meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat, termasuk layanan berbasis elektrifikasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Perjalanan teknologi rel listrik kemudian memasuki babak baru melalui hadirnya LRT Jabodebek pada 2023.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Layanan ini memiliki panjang lintasan 44,43 kilometer dan menggunakan teknologi persinyalan Communication Based Train Control (CBTC) dengan tingkat otomatisasi Grade of Automation 3 (GoA3) tanpa masinis.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">LRT Jabodebek menjadi bagian dari perkembangan transportasi perkotaan modern berbasis listrik di Indonesia yang menghadirkan pilihan perjalanan bagi masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada tahun yang sama, Indonesia memasuki era baru melalui pengoperasian Whoosh, kereta cepat berbasis listrik pertama di Indonesia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Whoosh diresmikan pada 2 Oktober 2023 dan mulai melayani operasional komersial pada 17 Oktober 2023.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kereta cepat ini menggunakan rangkaian CR400AF dengan kecepatan operasi hingga 350 km\/jam serta menjadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan hadirnya KRL, LRT Jabodebek, dan Whoosh, perkembangan teknologi listrik menunjukkan bagaimana transportasi rel Indonesia terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dari perjalanan harian menggunakan KRL, mobilitas perkotaan dengan LRT Jabodebek, hingga perjalanan antarkota menggunakan kereta cepat Whoosh, teknologi listrik terus menjadi bagian dari perkembangan layanan kereta api Indonesia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anne mengatakan perjalanan teknologi listrik tersebut menjadi gambaran bagaimana inovasi perkeretaapian terus berkembang dari generasi ke generasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cDari trem listrik Batavia hingga KRL, LRT Jabodebek, dan Whoosh, setiap perkembangan teknologi membawa perubahan bagi masyarakat. KAI terus menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan menghadirkan layanan yang semakin melayani,\u201d kata Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Memasuki usia ke-81 tahun, KAI terus melanjutkan perjalanan perkeretaapian Indonesia melalui inovasi teknologi, pengembangan layanan, dan konektivitas yang mendukung kebutuhan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>_Dari Trem Listrik 1899, KRL, LRT Jabodebek, hingga Kereta Cepat Whoosh, Teknologi Rel Terus Berkembang Mengikuti Kebutuhan Masyarakat_ Kabar-kini.com, Lebih dari satu abad lalu, teknologi listrik mulai hadir dalam perjalanan transportasi rel Indonesia. Dari trem listrik di Batavia pada 1899, berkembang menjadi Kereta Rel Listrik (KRL) untuk mobilitas perkotaan, hingga hadirnya LRT Jabodebek dan Kereta<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":200917,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-200916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-transportasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/200916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=200916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/200916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200918,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/200916\/revisions\/200918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/200917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=200916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=200916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=200916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}