{"id":205404,"date":"2026-10-16T21:21:27","date_gmt":"2026-10-16T21:21:27","guid":{"rendered":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=205404"},"modified":"2026-10-16T21:21:27","modified_gmt":"2026-10-16T21:21:27","slug":"kai-kami-menangani-kendala-krl-inka-dengan-serius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabar-kini.com\/?p=205404","title":{"rendered":"KAI: Kami Menangani Kendala KRL INKA dengan Serius"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\">_<i>Keandalan sarana menjadi perhatian KAI untuk menjaga layanan Commuter Line di tengah mobilitas masyarakat yang terus meningkat<\/i>_<\/p>\n<p dir=\"ltr\">PT Kereta Api Indonesia (Persero) memahami kondisi yang dirasakan pelanggan akibat kendala pada sejumlah rangkaian KRL produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Gangguan yang terjadi, terutama pada jam sibuk, dapat berdampak langsung pada waktu perjalanan dan aktivitas masyarakat yang mengandalkan Commuter Line setiap hari.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa KAI menangani persoalan tersebut dengan serius. Setiap gangguan sarana yang berdampak pada perjalanan pelanggan harus mendapatkan penanganan, evaluasi, dan tindak lanjut yang jelas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan ketika perjalanan terganggu, terlebih pada jam sibuk saat kebutuhan mobilitas sangat tinggi. Kami menangani kendala pada KRL INKA ini dengan serius. Layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga, aman, dan nyaman,\u201d ujar Bobby.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bobby mengatakan KAI telah meminta setiap temuan teknis pada rangkaian ditangani secara menyeluruh. INKA sebagai manufaktur sarana diminta memastikan setiap langkah korektif dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas. Setiap kendala harus diketahui akar masalahnya, kemudian diselesaikan dengan langkah korektif yang tepat. KAI akan terus mengawal proses ini sampai keandalan rangkaian benar-benar dapat dijaga dalam operasional,\u201d lanjut Bobby.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Bobby, dukungan terhadap industri perkeretaapian nasional harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kualitas produk yang digunakan untuk pelayanan publik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami mendukung kemajuan industri perkeretaapian nasional. Namun, ketika sebuah sarana sudah digunakan untuk membawa masyarakat setiap hari, standar keselamatan dan keandalannya harus dijaga secara konsisten. Ini adalah hal yang kami minta kepada INKA untuk dipastikan,\u201d kata Bobby.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KAI juga terus memberikan dukungan teknis dan operasional dalam proses evaluasi serta penanganan rangkaian. Namun, Bobby menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tidak berhenti pada pemeriksaan maupun perbaikan sesaat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cYang kami minta jelas yaitu penyelesaian harus sampai tuntas dan hasilnya harus terlihat pada performa rangkaian di lapangan. Pelanggan membutuhkan kepastian bahwa sarana yang digunakan setiap hari dapat diandalkan. Itu yang akan terus kami kawal,\u201d tegas Bobby.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, tujuh trainset KRL iE305\/CLI-225 produksi INKA sebelumnya telah menjalani program pemeriksaan dan perawatan secara bertahap. Rangkaian terakhir menyelesaikan program tersebut pada 5 Oktober 2026, dan seluruh tujuh trainset kembali mendukung pelayanan Bogor Line mulai 6 Oktober 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah kembali berdinas, KAI terus memantau performa rangkaian serta mencatat setiap temuan selama operasional untuk segera ditindaklanjuti bersama INKA.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMasih terdapat beberapa catatan teknis setelah rangkaian kembali beroperasi. Seluruh temuan tersebut kami sampaikan kepada INKA untuk ditangani. Tim KAI terus melakukan pemantauan agar setiap tindak lanjut dapat diuji langsung melalui performa rangkaian dalam pelayanan,\u201d ujar Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anne mengatakan keandalan sarana menjadi semakin penting seiring meningkatnya volume pelanggan Commuter Line Jabodetabek.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sepanjang Januari\u2013September 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 270.891.261 pelanggan, meningkat 6,02 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 255.520.949 pelanggan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cLebih dari 270 juta perjalanan pelanggan dalam sembilan bulan menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap Commuter Line Jabodetabek. Dalam skala layanan sebesar itu, keandalan setiap rangkaian menjadi sangat penting karena satu gangguan dapat memengaruhi perjalanan lainnya, terutama pada jam sibuk,\u201d kata Anne.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam kondisi terjadi kendala, KAI melakukan pengaturan perjalanan dan penyesuaian operasional untuk menjaga kelancaran layanan serta meminimalkan dampak terhadap pelanggan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anne menegaskan, KAI akan terus memantau kinerja rangkaian KRL INKA secara ketat dan menyampaikan setiap temuan kepada manufaktur untuk segera diselesaikan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cUkuran akhirnya sederhana yaitu rangkaian harus andal saat digunakan melayani pelanggan. Karena itu, setiap catatan teknis harus selesai, setiap perbaikan harus terbukti hasilnya, dan layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga. KAI akan terus mengawal hal tersebut,\u201d tutup Anne.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>_Keandalan sarana menjadi perhatian KAI untuk menjaga layanan Commuter Line di tengah mobilitas masyarakat yang terus meningkat_ PT Kereta Api Indonesia (Persero) memahami kondisi yang dirasakan pelanggan akibat kendala pada sejumlah rangkaian KRL produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Gangguan yang terjadi, terutama pada jam sibuk, dapat berdampak langsung pada waktu perjalanan dan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":205405,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-205404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragamberita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/205404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=205404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/205404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205406,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/205404\/revisions\/205406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/205405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=205404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=205404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabar-kini.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=205404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}