Connect with us

Nasional

KBN PULAU UNTUNG JAWA BINAAN LANTAMAL III JAKARTA DIRESMIKAN WAPRES RI

TNI AL-Dispenlantamal3. Komandan Lantamal III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. sebagai tuan rumah sekaligus Ketua Panitia Peresmian Kampung Bahari Nusantara (KBN) Pulau Untung Jawa yang diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. secara serentak di 68 Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) TNI AL bertempat di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu.

Komandan Lantamal III Jakarta sebagai Pembina KBN Pulau Untung Jawa sudah melaksanakan beberapa kegiatan di lima klaster KBN Pulau Untung Jawa yang sudah diresmikan. Pada Klaster Ekonomi Lantamal III Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) melaksanakan bimbingan teknis (Bintek) kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di P. Untung Jawa memanfaatkan potensi maritim yang ada dan dapat diolah menjadi produk unggulan seperti jus kesehatan, jamur, rendang kemasan, shimproll, shiomay, keripik sukun, stik tengiri, stik cumi, krupuk ikan, moctail rumput laut, dodol rumput laut, dan manisan cermai. Di samping itu juga membantu mempromosikan produk UMKM agar lebih dikenal masyarakat dan membantu pengurusan produk UMKM mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sedangkan untuk Klaster Kesehatan, Lantamal III Jakarta sudah melaksanakan pembinaan dan penyuluhan pola hidup sehat kepada masyarakat P. Untung Jawa, sosialisasi tentang pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan gizi keluarga dan pemberian paket telur. Sementara itu untuk Klaster Edukasi melaksanakan pembinaan kepada masyarakat khususnya generasi muda usia sekolah dengan gerakan “Gemar Membaca” menyerahkan laptop, buku perpustakaan, demo aplikasi pendidikan dan pembelajaran bahasa Inggris menggunakan “Indonesia Brain Camp System (IBC System)”.

Pada Klaster Pertahanan telah didirikan Pos Angkatan Laut (Posal) yang diawaki oleh personel TNI AL dengan tugas membantu memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat pesisir, membantu mengembangkan potensi wilayah pesisir, dan melaksanakan tugas pertahanan keamanan di wilayah P. Untung Jawa berkolaborasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Dan untuk Klaster Pariwisata melaksanakan pembinaan untuk meningkatkan potensi destinasi wisata bahari yang ada seperti pantai Sakura bekerja sama dengan kementerian, Pemda dan instansi terkait.

Kasal dalam sambutannya menyampaikan “Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah khususnya kekayaan sumber daya laut perikanan. Kampung Bahari Nusantara yang dibentuk atas inisiasi TNI AL memiliki program pemberdayaan yaitu Klaster Perekonomian, Klaster Kesehatan, Klaster Edukasi, Klaster Pertahanan dan Klaster Pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai wadah pembinaan wilayah pesisir dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir, sebagaimana program prioritas nasional. Peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat pesisir melalui program KBN merupakan salah satu langkah untuk mendukung pencapaian beberapa program prioritas nasional tahun 2023”.

Dalam sambutannya Wakil Presiden RI mengatakan “Saya menilai Kampung Bahari Nusantara merupakan bentuk nyata kehadiran dan kedekatan TNI AL dengan rakyat, sekaligus menjadi perwujudan komitmen TNI AL untuk membangun ketahanan wilayah maritim dari level desa, yang akan menyangga pertahanan negara. Di Indonesia terdapat 514 Kabupaten dan Kota, sementara desa jumlahnya mendekati 75.000 dan mencakup sekitar 88% dari total wilayah Indonesia. Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa adalah indikator penentu keberhasilan pembangunan nasional. Itulah mengapa, Pemerintah menaruh perhatian serius kepada pembangunan desa dan kawasan perdesaan, termasuk yang berada di kawasan pesisir, pulau-pulau kecil dan terluar. Oleh sebab itu, saya memandang gagasan Kampung Bahari Nusantara yang dimotori TNI AL sangat vital. Program KBN yang terbagi ke dalam lima klaster utama, yaitu Klaster Ekonomi, Klaster Kesehatan, Klaster Edukasi, Klaster Pertahanan dan Klaster Pariwisata ini, sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan di desa pesisir.

(Dispen Lantamal III Jakarta)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Nasional