Connect with us

Hukum

Masyarakat Menggugat : Puluhan Milyar Uang Raib Menghilang Atas Ulah Investasi Bodong

FokusIndonesia.com – Sebanyak 44 orang mengalami kerugian sejumlah kurang lebih Rp 34 miliar terkait investasi bodong di entitas Twintrend. Diketahui, entitas Twintred bekerjasama dengan PT Global Kapital Investama (GK Invest) salah satu Pialang Berjangka terkemuka di Indonesia dalam mengeluarkan produk investasi ini.

Kuasa hukum korban Ibrahim Sumantri mengatakan pihaknya sudah melaporkan soal kerugian kliennya ini ke Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan akan tetapi hingga sekarang tidak ada tindakan yang signifikan yang Bappebti lakukan untuk menegakkan hukum dalam melindungi korban investasi bodong ini.

Dikarenakan tidak ada tindakan yg yang signifikan dari Bappebti sebaiga institusi yang memiliki kewenangan utk menangani permasalahan ini maka kuasa Hukum korban yaitu Ibrahim Sumantri S.H., M.Kn dkk yang tergabung dalam kantor hukum Ibrahim Sumantri dan Rekan mengajukan gugatan kepada 3 orang pengurus entitas Teintrend yang mana kegiatan entitas Twintrend ini telah diihentikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) karena entitas Teintrend tidak memiliki izin dari OJK (investasi bodong) dan diduga kuat entitas Entitas Teintrend bekerja sama dengan PT.GKInvest.

Bappebti juga merupakan pihak Turut Tergugat karena Bappebti kami anggap gagal dalam menjalankan fungsi pengawasan yang mengakibat kan 44 orang Penggugat (klien kami) menderita kerugian kurang lebih Rp.34 Milyar.

Dikatenakan tidak ada niiat baik dari PT GKInvest dan entitas Twintrend utk mengganti kerugian Para Pengguggat (44 orang) serta Bapppebti tidak melakukan tindakan hukum apapun terhadap PT. GKInvest.

Adapun tindakan hukum yang dimaksud adalah melakukan panggilan terhadap PT GK Invest dan Twintrend. Kemudian, memeriksa pihak lainyang diduga melakukan tindakan melanggar hukum yamg mana hingga saat ini belum dilakukan oleh Bappebti.

Oleh sebab itu maka Para Penggugat mengajukan guguatan terhadap entitas Twintrend yang kegiatan usahanya telah dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), PT. GKInvest dan Bappebti sebagai Turut Tergugat karena telah lalai menjalankan kewenagam nya. Gugatan ini merupakan langkah awal saja sebab kami sebagi kuasa hukum 44 orang Penggugat akan melakukan tindakan hukum lainya terhadap PT.GKInvest & entitas Twintrend. (Sum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Hukum