Connect with us

Film

Menanti Tanggal Rilis: Jagal Teluh Akan Tayang di Bioskop XXI Akhir Juli 2024

Kabar-kini.com, Jakarta – PH Suhita Zensa Sinema telah menantikan dengan sabar selama satu tahun untuk melihat film mereka diputar di bioskop-bioskop XXI. Mereka menanti jadwal rilis film “Jagal Teluh” yang disutradarai oleh Jusman George Hutabarat.

Produser Zain Zalik mengatakan Film Jagal Teluh yang dibintangi oleh Elina Joerg, Ferdi Ali, Selvi Kitty, dan lainnya, pantas menjadi pengingat bagi penonton akan akibat kejahatan teluh bagi kemanusiaan agar tidak terjadi di antara kita. “Film ini telah meraih Sertifikat Lulus Sensor (STLS) No. 3525/R 13/J1/P1.N/2028/2023 untuk kategori usia 13 tahun ke atas pada 3 Februari 2023. Film ini juga telah ditonton oleh tim Pak Sunaryo dan dijanjikan akan segera tayang,” tutur Zain.

Zain tetap optimis bahwa para ekshibitor atau bioskop akan menayangkan film yang telah mendapatkan Sertifikat Lulus Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Film (LSF), sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Zain menekankan bahwa setiap film yang tidak memiliki Tanda Pendaftaran Produksi Film (TPPF) tidak dapat diproses lebih lanjut, sehingga PH yang sudah meraih STLS dari LSF memiliki landasan hukum yang jelas.

Ia juga berharap bahwa pada akhir Juli atau pekan pertama Agustus 2024, film ini akan mendapatkan tanggal tayang dari XXI.

SINOPSIS
Akibat tamparan keras dan dorongan kuat dari Bu Eko, pipi Saida terluka, meninggalkan bekas yang membuat wajahnya menjadi buruk rupa hingga ia dewasa. Karena itu, Saida menyimpan dendam mendalam terhadap Bu Eko sejak kecil.

Mahira sudah tidak memiliki ayah dan ibu sejak kecil, sehingga ia tinggal bersama pamannya, yang merupakan ayah Saida. Mahira dan Saida tinggal di rumah yang sama, yang menyebabkan Saida merasa iri terhadap kecantikan Mahira. Karena iri hati ini, Saida memperlakukan Mahira dengan buruk. Akhirnya, Mahira menyimpan dendam terhadap Saida, dengan karakter dendam yang mirip seorang psikopat.

Ayah Saida adalah seorang dukun santet yang tragisnya meninggal setelah dihakimi oleh warga setempat. Sebelum meninggal, ayah Saida tidak sempat menyembuhkan luka di pipi Saida. Namun, ia memberikan sebuah surat kepada Mahira, yang isinya menyatakan bahwa luka Saida bisa disembuhkan ketika ia dewasa, dan yang bisa menyembuhkannya adalah Ki Ageng, sahabat ayah Saida. Mahira memanfaatkan situasi ini untuk membalas dendamnya terhadap Saida.

Ketika Saida dewasa, wajahnya sembuh dan kembali cantik berkat keajaiban Ki Ageng. Saida kemudian berniat membalas dendam kepada Bu Eko, yang akhirnya meninggal dengan cara tidak wajar karena diteluh. Saida juga memanfaatkan Adit dan membunuhnya dengan bantuan Ki Ageng. Selain itu, orang tua Adit dibuat menjadi gila dan lumpuh oleh Saida dan Ki Ageng.

Teror demi teror terus dilakukan oleh Saida dengan bantuan Ki Ageng. Bahkan, Ratih dan Dara juga kehilangan nyawa mereka dengan cara tidak wajar melalui teluh.

Saida mendapat julukan wanita misterius karena senang menjagal dengan teluh.

Saida akhirnya dibunuh oleh Ki Ageng, yang kemudian melompat dari ketinggian dan kepalanya terbentur batu keras sehingga meninggal.

Mahira tersenyum puas dengan senyum psikopat karena berhasil memanfaatkan Saida dan menyebabkan kematiannya yang sadis.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Film