Connect with us

Ragam Berita

Pecel Solo Resto Menjadi Icon Kuliner Kota Solo Memberikan Pelayanan Serta Kualitas Bagi Para Pelanggan

Fokusindonesia.com – Jakarta- Kita semua pasti mengenal makanan pecel. Nasi pecel adalah olahan makanan yang sangat populer di tanah Jawa. Bahkan semua masyarakat Jawa pasti familiar dengan pecel. Pecel sudah dikenal sejak zaman dahulu dan keberadaannya hingga saat ini masih tetap ada dan terus berkembang.

Menurut orang Jawa, pecel adalah “tumbukan”. Karena dalam proses pengolahan bumbu utamanya menggunakan kacang yang ditumbuk.

Kandungan nutrisi yang ada dalam olahan pecel juga sangat banyak karena menggunakan berbagai sayuran yang menyehatkan. Olahan pecel pada saat ini mempunyai berbagai jenis sayuran sehingga masyarakat bisa memilih jenis sayuran yang disukai.

Hampir di setiap daerah mempunyai olahan pecel dengan ciri khasnya masing-masing, seperti salah satunya adalah pecel khas Solo. Pecel solo sendiri adalah makanan khas Solo yang isiannya berupa berbagai macam sayuran, bakmi kuning, bakwan & saus kacang.

Salah satu restoran di daerah Solo menawarkan menu pecel tersebut, yakni Pecel Solo Resto yang beralamatkan di Jalan Dr. Supomo Nomor 55 yang buka dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Sesuai namanya, restoran yang sudah berdiri sejak tahun 2002 ini mempunyai menu andalan yakni Pecel Solo. Alasan mengapa menu pecel solo di restoran ini spesial, karena mereka menyediakan berbagai macam sayuran yang begitu lengkap beserta saus kacangnya yang diracik sendiri dengan tambahan bumbu spesial.

“Selain menu pecel, kami juga menyediakan menu-menu unggulan khas Solo lainnya seperti Selat Solo, Rawon Solo, Garang Asem, Nasi Liwet, Lontong Solo, Sop Buntut, Urap, dan beragam menu lainnya. Sedangkan untuk minumannya, kami menyediakan beras kencur, menu yang paling sering dipesan oleh pelanggan Pecel Solo. Kita juga jual minuman jadul seperti Coffee Beer & Temulawak” ungkap Berlin selaku Karyawan Pecel Solo.

Untuk harga makanan sendiri mulai dari 15 ribu sampai 50 ribu rupiah, dan untuk minuman itu 8 ribu sampai 20 ribuan, “tambah Berlin.

Berlin juga menerangkan bahwa pengunjung Pecel Solo Resto merupakan wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka juga mengabadikan momen bersama tamu-tamu penting yang dipajang dibeberapa sudut interiornya.

“Di hari biasa Pecel Solo itu cukup ramai pengunjung, terlebih waktu akhir pekan dan tanggal merah karena memang lokasi Pecel Solo Resto itu cukup strategis, ada persis di tengah Kota Solo” ungkap Berlin

“Tapi tidak hanya orang-orang penting, Pecel Solo juga menargetkan pasar untuk anak-anak muda dengan menjual desain interior yang kita miliki, spot-spot instagramable yang cocok untuk foto-foto. Beberapa kali juga Pecel Solo dijadikan lokasi foto prewed dan photoshoot produk, juga kadang photoshoot buku kenangan anak-anak sekolah,”terang Berlin.

Ke depannya, Berlin berharap agar Pecel Solo Resto bisa menjadi icon kuliner kota Solo dan bisa terus memberikan pelayanan serta kualitas yang baik bagi para pelanggan.

“Di samping itu, dengan menawarkan interior jawa antik dan menu kuliner asli Solo, kami berharap bisa lebih mengenalkan kota Solo ke masyarakat luas melalui pelayanan terbaik yang bisa kami tawarkan,”pungkas Berlin.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Ragam Berita