Connect with us

Uncategorized

Soule Beaute Bekerjasama Dengan Deutsche Bank Mendukung Penelitian Kesehatan mental MQ Mental Health di Inggris

Fokusindonesia.com, Jika ditanya tentang definisi cantik, tentu kebanyakan orang pasti akan menjawab seseorang baru dikatakan cantik jika memiliki wajah rupawan, kulit putih, bersih, hampir tak memiliki pori-pori, tubuh yang tinggi semampai, rambut panjang tergerai indah. Seakan memang sudah ada standar-standar khusus yang dibutuhkan wanita untuk menjadi cantik. Namun apakah standar kecantikan itu memang ada?

Seperti yang telah kita ketahui bahwa cantik itu relatif. Persepsi cantik seseorang tentunya tidak sama dengan persepsi yang lain. Standar kencantikan yang digaungkan di tengah masyarakat nyatanya tidak ada, itu semua hanyalah cara pandang sekelompok orang atau golongan dalam memaknai definisi kecantikan.

Tentunya di setiap penjuru dunia memiliki definisi cantik mereka masing-masing. Di Mauritania misalnya, wanita yang dikatakan cantik jika mereka memiliki badan yang gemuk dan bergelambir. Mereka beranggapan bahwa wanita yang bertubuh gemuk merupakan simbol dari kekayaan dan kemakmuran. Atau di Indonesia sendiri, tepatnya di Suku Dayak, wanita yang cantik adalah wanita yang memiliki telinga yang panjang. Semakin panjang dan menjuntai telinganya justru makin cantik.

Dengan adanya standar kecantikan seseorang jadi semakin gampang mencari kekurangan fisik mereka sendiri maupun orang lain. Dan itu dapat berdampak pada kesehatan mental seseorang. Sudah sangat banyak kasus-kasus wanita yang menginginkan menjadi cantik namun ternyata menjadi bumerang bagi diri mereka sendiri. Anorexia nervosa, Bulimia Nervosa, Body Dysmorphic Disorder (BDD), merupakan beberapa penyakit mental yang dapat diakibatkan oleh standar kencantikan ataupun citra diri yang salah.

Memiliki keinginan untuk menjadi cantik tentulah tidak salah, justru hal tersebut sah-sah saja karena sudah kodrat wanita ingin selalu tampil cantik dan menuai pujian. Namun, jika keinginan tersebut menjadikan seseorang kehilangan akal dan melakukan segala cara agar mencapai tujuan tersebut, hal tersebut sangat jauh dari kata baik. Karena mensyukuri dan menerima terhadap apa yang telah diberikan oleh sang Pencipta lebih baik dibanding harus mengganti atau memermak sesuatu yang telah ada dengan segala risiko yang besar.

Bagi banyak perempuan, skin care (perawatan kulit) dan makeup sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Tak jarang dari mereka akan menyisihkan waktu khusus untuk berdandan di pagi hari sebelum berangkat kuliah atau bekerja, kemudian menghabiskan waktu di malam hari sebelum tidur untuk berfokus pada merawat kulit.

Mungkin ada orang yang memandang skin care dan makeup sekadar rutinitas kecil biasa yang tidak memiliki signifikansi apa pun terhadap wellness. Namun, ternyata, menurut sejumlah ahli, skin care dan makeup bisa memberikan efek yang besar untuk kesehatan mental kita, Ladies. Kegiatan self care tersebut biasa disebut sebagai makeup therapy dan skin care therapy.

Tak jarang, di kehidupan sehari-hari, perempuan menemui tantangan tersendiri. Akibat banyaknya rintangan yang harus ditempuh, perasaan kewalahan, kelelahan, tertekan, dan seperti kehilangan kendali pada hidup sangat mungkin terjadi.

Untuk menjawab permasalahan di atas, kini Soule Beaute yang merupakan sebuah beauty brand lokal baru, dengan produk Liquid Powder Lipcheek yang merupakan produk 3 in 1 (perpaduan antara lip velvet + lip tint + lip oil) untuk mata, pipi, dan bibir hadir memenuhi keinginan konsumen. Brand ini tidak hanya menjual produk kosmetik berkualitas, namun juga peduli akan pentingnya kesehatan mental. Selain mendonasikan 5% dari penjualan produk kosmetiknya untuk kesehatan mental, Soule Beaute juga bekerjasama dengan Deutsche Bank dalam mendukung penelitian kesehatan mental MQ Mental Health di Inggris.

MQ Mental Health merupakan sebuah lembaga Inggris yang mempelajari kesehatan mental agar dapat ditangani secara efektif dan bahkan dicegah. Setiap layanan, perawatan, dan dukungan tidak lagi dalam basis trial and error melainkan akan terus ditingkatkan secara konsisten untuk membantu memulihkan kesehatan mental.

“Kami berharap Soule Beaute dapat memberikan dampak positif, tak hanya di bidang kecantikan, namun juga di bidang kesehatan mental, dan semakin mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.” ujar pemilik Soulé Beauté.

Efek baik rutinitas self care tidak hanya dirasakan oleh perempuan tanpa gangguan mental. Perempuan pengidap gangguan seperti kecemasan dan depresi merasakan manfaatnya langsung dari rutinitas skin care dan makeup yang mereka jalani.

Rutinitas kecantikan disebut mampu memberikan manfaat kognitif yang baik pada otak kita, terutama bagi yang kerap terjebak dalam pola pikiran negatif yang seakan-akan terus berputar, seperti menganalisis situasi dengan terlalu berlebihan, menyalahkan diri sendiri, atau merasa pesimistis terus menerus. Dan Soule Beaute adalah jawaban sebenar-benarnya dalam hal rutinitas kecantikan tersebut.

Soule Beaute selalu berusaha untuk memahami apa yang menjadi fokus pada dunia kecantikan saat ini. Liquid powder lipcheek selain membuat bibir jadi merona, juga dilengkapi dengan kandungan skincare yang akan menutrisi bibir seperti seed oils (Paeonia Suffruticosa & Meadowfoam) dan Vitamin E. Soule Beaute memiliki aroma yang dapat menghilangkan ketegangan, stres atau kecemasan menumpuk di dalam tubuh, yang juga menjaga kesehatan mental.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Uncategorized