Kabar-kini.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 43.214 pelanggan kereta api meninggalkan Jakarta pada Senin, 22 Desember 2025 hingga pukul 15.30 WIB. Data ini bersifat dinamis dan terus diperbarui seiring pergerakan penumpang selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepadatan penumpang tercatat di sejumlah stasiun utama wilayah Daop 1 Jakarta. Di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 15.982 orang, sementara penumpang yang tiba tercatat sebanyak 13.887 orang. Sementara itu, Stasiun Gambir melayani 11.502 penumpang berangkat dan 11.700 penumpang tiba. Adapun di Stasiun Bekasi, sebanyak 5.552 penumpang tercatat berangkat dan 5.527 penumpang tiba.
Selain pergerakan penumpang harian, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat tingginya penjualan tiket selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Hingga saat ini, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 574.003 tiket.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Program diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total penjualan mencapai lebih dari 219 ribu tiket.
Untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang pada Selasa, 23 Desember 2025, KAI Daop 1 Jakarta memproyeksikan sebanyak 42.908 penumpang akan menggunakan jasa kereta api, sementara 34.973 penumpang diperkirakan akan tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Stasiun Pasar Senen diperkirakan melayani 15.850 penumpang berangkat dan 12.426 penumpang tiba, sedangkan Stasiun Gambir akan melayani 12.053 penumpang berangkat dan 7.713 penumpang tiba.
Adapun sejumlah kota tujuan favorit penumpang selama masa Nataru antara lain Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Lempuyangan, Bandung, dan Purwokerto.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi aturan perjalanan guna mendukung kelancaran dan keselamatan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.



