PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat perannya dalam menyokong ketahanan energi nasional. Sepanjang April 2026, KAI Divre I Sumut mencatatkan performa positif dengan mendistribusikan sebanyak 28.176 ton Bahan Bakar Minyak (BBM), atau setara dengan 32.121 kiloliter (kl).
Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada April 2025, di mana penyaluran tercatat sebesar 26.420 ton atau setara 30.118 kiloliter.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa keunggulan moda kereta api menjadi faktor kunci dalam menjaga rantai pasok energi di wilayah ini.
“KAI Divre I Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam pendistribusian BBM melalui kereta api. Daya angkut yang besar dan lama perjalanan yang bisa diprediksi membuat stok BBM, baik di Terminal BBM maupun di SPBU, dapat terjaga dengan stabil,” ujar Anwar.
Tren positif ini tidak hanya terjadi di bulan April. Data akumulatif dari Januari hingga April 2026 menunjukkan KAI Divre I Sumut telah mengangkut total 118.551 ton BBM setara dengan 135.148 kl. Angka ini tumbuh signifikan sebesar 14 persen dibandingkan periode Januari-April 2025 yang tercatat sebesar 103.928 ton atau setara dengan 118.478 kl.
Anwar menjelaskan bahwa peningkatan distribusi pada empat bulan pertama tahun ini dipicu oleh aktivitas masyarakat yang melonjak tajam.
“Tingginya distribusi BBM menggunakan kereta api pada awal 2026 ini didorong oleh permintaan masyarakat yang meningkat seiring adanya sejumlah momen nasional yang berdekatan, mulai dari libur perayaan keagamaan hingga momen libur panjang hari besar nasional,” tambahnya.
Untuk memastikan kelancaran tersebut, KAI mengoperasikan 3 perjalanan kereta pengangkut BBM setiap harinya dengan keberangkatan dari Stasiun Labuan. Rinciannya, satu perjalanan menuju TBBM di Stasiun Kisaran, sementara dua perjalanan lainnya menuju TBBM Siantar untuk memenuhi kebutuhan wilayah sekitarnya. Total terdapat 48 gerbong tangki yang dikerahkan secara konsisten setiap hari.
Kelancaran distribusi BBM melalui jalur rel ini secara tidak langsung turut mendukung moda transportasi darat lainnya. Dengan kepastian stok BBM, mobilitas masyarakat dan operasional angkutan logistik lintas moda di Sumatera Utara dapat berjalan tanpa hambatan.
Anwar menegaskan komitmen KAI Divre I Sumatera Utara dalam memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan masyarakat dan daerah di wilayah operasinya.
“Melalui angkutan BBM yang andal, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas energi dan menjadi motor penggerak roda ekonomi di Sumatera Utara. Distribusi yang lancar adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.





