Kabar-kini.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bersikap kooperatif dan mendukung seluruh proses investigasi serta penanganan yang saat ini masih berjalan terkait kejadian di Stasiun Bekasi Timur pada (27/4).
Selama Posko Informasi yang berlangsung hingga 11 Mei 2026, KAI juga terus menerima perkembangan proses investigasi yang dilakukan oleh KNKT dan Kepolisian, termasuk berbagai dinamika informasi yang berkembang di ruang publik pascakejadian tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI memahami besarnya perhatian dan berbagai pertanyaan publik terhadap peristiwa ini. Namun demikian, seluruh pihak perlu memberikan ruang bagi proses investigasi resmi agar berjalan objektif, menyeluruh, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Peristiwa ini tentu menimbulkan banyak perhatian dan pertanyaan dari masyarakat. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi dari KNKT dan aparat berwenang, agar setiap informasi yang berkembang tetap berdasarkan fakta dan hasil investigasi yang objektif,” ujar Anne.
Anne menambahkan, KAI akan terus mendukung seluruh proses yang dilakukan oleh pihak berwenang serta tetap menjalankan langkah-langkah keselamatan dan penegakan aturan di perlintasan sebidang sesuai regulasi yang berlaku.
KAI juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga hasil resmi investigasi disampaikan oleh pihak yang berwenang.





