Home / Ragam Berita / Polsek Cempaka Putih Gelar Razia Stasioner Tengah Malam, Antisipasi Begal hingga Curanmor

Polsek Cempaka Putih Gelar Razia Stasioner Tengah Malam, Antisipasi Begal hingga Curanmor

 

Jakarta Pusat — Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polsek Cempaka Putih menggelar razia stasioner pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 22–23 Mei 2026, di wilayah Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut diawali apel kesiapan personel di halaman Mapolsek Cempaka Putih dan dipimpin oleh Perwira Pengendali, Iptu Supriyanto. Sebanyak 14 personel gabungan diterjunkan dalam operasi cipta kondisi tersebut, terdiri dari anggota Polsek Cempaka Putih, Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, serta unsur Sabuk Kamtibmas.

Razia stasioner difokuskan di Jalan Rawasari Selatan I, Kelurahan Cempaka Putih Timur. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan kelompok remaja yang berkumpul di pinggir jalan maupun gang permukiman guna mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan.

Adapun sasaran operasi meliputi kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, narkoba, pelaku begal, hingga pelaku curanmor.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan para remaja agar tidak terlibat aksi konvoi maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan razia stasioner merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Razia stasioner ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujar Kombes Pol Reynold.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut lebih mengedepankan pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas jalanan.

“Fokus utama kami adalah mencegah aksi begal, curanmor, kepemilikan senjata tajam maupun narkoba. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta menciptakan rasa aman bagi warga Jakarta Pusat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan mengatakan bahwa kegiatan razia dilakukan secara humanis namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran hukum.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih nongkrong hingga larut malam. Namun apabila ditemukan pelaku membawa sajam, narkoba, atau terlibat tindak kriminal, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Kompol Pengky Sukmawan.

Polisi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari strategi menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *