Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Cempaka Putih Rangkul Warga Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas
Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia. Kali ini, kegiatan berlangsung di Jalan Ahmad Yani RT 17 RW 09, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026), dengan melibatkan warga, buruh, pedagang kaki lima, tokoh masyarakat, serta unsur TNI.
Kegiatan dipimpin Wakapolsek Cempaka Putih AKP M. Winarto bersama jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, Kapolsubsektor Ahmad Yani, Babinsa, dan dihadiri tokoh masyarakat setempat. Melalui dialog langsung dengan warga, aparat menyerap berbagai informasi terkait kondisi keamanan lingkungan sekaligus menyampaikan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, aksi tawuran, hingga penyalahgunaan media sosial yang dapat memicu konflik di lingkungan.
Selain itu, warga juga diimbau untuk mengaktifkan kembali siskamling, menerapkan sistem satu pintu (one gate system), melakukan pendataan penghuni rumah kontrakan maupun kos-kosan, serta memasang kamera pengawas (CCTV) sebagai upaya pencegahan kejahatan.
Tokoh masyarakat RT 17 RW 09, Reza, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Cempaka Putih yang secara langsung berdialog dengan warga. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi penyemangat bagi warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan implementasi pendekatan humanis Polri dalam mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan diselesaikan sedini mungkin sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang, dialog, dan patroli kewilayahan sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya preventif menjaga keamanan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, mengaktifkan kembali budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan, serta tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara polisi dan masyarakat merupakan kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Pengky Sukmawan.
Polsek Cempaka Putih mengimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, termasuk yang beredar di media sosial. Apabila mengetahui, melihat, atau mengalami tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas, masyarakat diminta segera melaporkannya ke Polsek Cempaka Putih atau menghubungi Layanan Polisi 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






