Kavar-kini.com KAI Daop 7 Madiun menghaturkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya pelanggan setia KA, yang terus memilih moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk mendukung mobilitas. Berdasarkan jumlah pelanggan KA di Daop 7 Madiun pada periode Semester I Tahun 2026, terjadi tren positif yakni peningkatan dibandingkan Semester I Tahun 2025 lalu sebesar 5,4%.
KAI Daop 7 Madiun mencatat, pada periode 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2026, volume penumpang berangkat atau naik sebanyak 3.138.647 pelanggan. Sedangkan pada periode yang sama pada tahun 2025, volume penumpang naik di stasiun-stasiun penumpang di wilayah Daop 7 Madiun tercatat hanya 2.978.273 pelanggan.
“Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Semester I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 160.374 pelanggan atau meningkat 5,4% dibandingkan periode Semester I Tahun 2025,” jelas Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Minggu (5/7/2026) dalam keterangan tertulisnya.
“Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada Semester I Tahun 2026 ini tentunya sangat menggembirakan dan menunjukkan bahwa moda transportasi KA masih menjadi moda pilihan utama masyarakat dalam pilihan transportasi yang senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA,” imbuh Tohari.
Peningkatan volume penumpang ini juga seiring dengan berbagai upaya KAI Daop 7 Madiun yang terus melakukan sejumlah inovasi peningkatan pelayanan pelanggan, di antaranya dengan peningkatan fasilitas layanan pelanggan. Diantaranya dengan mengganti sarana pada KA Bangunkarta dan KA Singasari menggunakan rangkaian KA new generation, peninggian peron dan penambahan overcapping pada Stasiun Blitar dan Kediri serta saat ini masih progress penataan pada Stasiun Madiun.
Peningkatan pelayanan yang cukup signifikan di wilayah Daop 7 Madiun adalah melalui berbagai inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang berbasis digital, serta mengoptimalkan penataan area lingkungan stasiun guna memenuhi kebutuhan pelanggannya. Inovasi tersebut di antaranya untuk mendukung transformasi digital, Stasiun Madiun telah memberlakukan fasilitas Face Recognition Boarding Gate untuk memudahkan proses boarding pelanggan, yakni cukup dengan memindai wajah tanpa perlu menunjukkan tiket dan tanda pengenal. Bahkan, untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan, KAI Daop 7 Madiun menyediakan water station agar pelanggan dapat mengisi ulang air minum sendiri guna mengurangi botol plastik sekali pakai.
“Berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas pelanggan, baik yang sudah dilakukan maupun yang akan terus dikembangkan, menjadi wujud komitmen KAI Daop 7 untuk menghadirkan service excellent yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkas Tohari.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan KA dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 081-122-233-121, email [email protected], atau media sosial @KAI121.






