_Semester I 2026 meningkat 13,59 persen; KA Pangrango, Siliwangi, Minangkabau Ekspres, dan Lembah Anai mendekatkan masyarakat dengan pusat aktivitas daerah_
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 4.669.419 pelanggan menggunakan layanan KA Lokal yang dikelola KAI sepanjang Semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 13,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 4.110.588 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kenaikan tersebut menunjukkan peran penting KA Lokal dalam mendukung perjalanan masyarakat yang berkaitan dengan pekerjaan, pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, kunjungan keluarga, pariwisata, hingga perjalanan menuju bandara.
“KA Lokal hadir dekat dengan aktivitas masyarakat di berbagai daerah. Melalui perjalanan yang terjadwal dan kapasitas layanan yang besar, masyarakat memperoleh pilihan transportasi untuk menjangkau pusat kota maupun kawasan kegiatan di sepanjang lintas pelayanan,” ujar Anne.
Dari keseluruhan volume tersebut, KA Lokal PSO melayani 3.582.434 pelanggan, meningkat 13,89 persen dibandingkan 3.145.547 pelanggan pada Semester I 2025. Sementara itu, KA Lokal Komersial melayani 1.086.985 pelanggan, meningkat 12,64 persen dibandingkan 965.041 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Salah satu layanan yang berkontribusi terhadap mobilitas regional adalah KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi pergi pulang (pp). Sepanjang Semester I 2026, KA Pangrango melayani 591.479 pelanggan, meningkat 6,69 persen dibandingkan 554.394 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025.
KA Pangrango menghubungkan kawasan Bogor dan Sukabumi yang memiliki aktivitas pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, serta pariwisata. Kehadiran layanan tersebut memberikan pilihan perjalanan bagi pekerja, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah.
Di wilayah Jawa Barat, KA Siliwangi melayani 814.727 pelanggan pada Semester I 2026, meningkat 5,62 persen dibandingkan 771.387 pelanggan pada Semester I 2025. Layanan ini mendukung pergerakan masyarakat di wilayah Sukabumi, Cianjur, dan kawasan sekitarnya.
“KA Pangrango dan KA Siliwangi memiliki peran yang saling melengkapi dalam memperluas akses masyarakat di Jawa Barat. Layanannya mendukung perjalanan antarkabupaten sekaligus menghubungkan masyarakat dengan sekolah, kampus, pasar, pusat layanan, dan destinasi wisata,” kata Anne.
Kontribusi KA Lokal juga terlihat di Sumatra Barat. KA Minangkabau Ekspres melayani 120.599 pelanggan selama Semester I 2026. Layanan tersebut mendukung integrasi perjalanan antara pusat Kota Padang dan Bandara Internasional Minangkabau serta memberikan kepastian waktu bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku perjalanan bisnis.
Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 162.428 pelanggan, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan 51.035 pelanggan pada Semester I 2025. Peningkatan tersebut memperlihatkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat pendidikan, perdagangan, dan pariwisata di Sumatra Barat.
Menurut Anne, manfaat KA Lokal juga menjangkau aktivitas ekonomi di sekitar stasiun. Perjalanan pelanggan turut membuka peluang bagi usaha kuliner, perdagangan, transportasi lanjutan, akomodasi, serta pelaku usaha mikro dan kecil di daerah.
“Ketika akses antarkawasan semakin mudah, ruang aktivitas masyarakat juga semakin luas. KA Lokal membantu mempertemukan masyarakat dengan berbagai peluang ekonomi dan layanan publik di daerah yang dilalui,” ujar Anne.
Kereta api turut menawarkan kapasitas besar dalam satu perjalanan sehingga dapat melayani banyak pelanggan secara bersamaan. Karakteristik tersebut membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi sekaligus mendukung perjalanan yang lebih teratur dan efisien.
KAI terus mengevaluasi pola perjalanan pelanggan, kebutuhan kapasitas, jadwal keberangkatan, pelayanan di stasiun, serta integrasi dengan transportasi lanjutan. Pengembangan layanan akan diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan karakter mobilitas pada setiap daerah.
“KAI akan terus memperkuat keandalan KA Lokal agar manfaatnya semakin luas. Keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan kemudahan akses menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas perjalanan masyarakat,” tutup Anne.






