JAKARTA, Kabar-kini.com, 27 Juli 2026 – *Salam Sinergi Sejuta Tangan. 2026 adalah Tahun Sinergi dan Kolaborasi.
Semangat itu digaungkan oleh *Pokja Sinergi Sejuta Tangan Stop Stigma* dalam rangka *Hari Anak Nasional, 23 Juli 2026*. Kegiatan ini dilaksanakan bersama *Dinas Pendidikan DKI Jakarta* dan 20 organisasi anak, sosial, dan kemanusiaan. Di antaranya: *LPAI, KPAI, Dinsos Anak, BK3S DKI, Tagana, PMI DKI, PGRI Perempuan, PGRI, Kowani, Wow Save ID, DemiFilm Indonesia, Koalisi Anak, Sahabat Anak Indonesia – SAI, Espas, PKBM Perkumpulan Keluarga Bugis Makassar, JPN*, dan lainnya.
“*Dibutuhkan orang sekampung atau 1 juta orang untuk melindungi 1 orang anak* menjadi semangat kami semua. Dengan itikad baik bersama-sama *Stop Stigma No Bully* dan menyukseskan *Gerakan Literasi ‘Saya Cinta dan Suka Baca Buku’* melalui pengumpulan buku cerita, komik, dan novel untuk anak Indonesia di sekolah-sekolah,” ujar *Kak AruL, Sahabat Anak*, selaku penggagas gerakan.
*Sukses Wujudkan Perpustakaan LPKA dan Berikan Bantuan Digital*
Setelah sukses mewujudkan *Perpustakaan di LPKA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak* Jakarta dan Tangerang, gerakan ini dilanjutkan ke daerah lain.
Momen penuh haru terjadi pada *Minggu, 27 Juli 2026*. *Kak Seto, Tokoh Nasional Anak*, hadir langsung di *LPKA Kelas II Ciganjur, Jakarta Selatan*. Beliau menyempatkan mencicipi makanan dari dapur Lapas yang ditukar dengan nasi Padang dari pihak organisasi. Kehadiran Kak Seto disambut antusias dan ucapan terima kasih dari anak-anak binaan. Kegiatan akan dilanjutkan dengan *BSK pada Selasa, 28 Juli 2026*.
Dalam kesempatan yang sama, *PKBM Era Widyawati* menyerahkan bantuan berupa *laptop Chromebook Lenovo* untuk 2 LPKA.
“Ini adalah manifestasi cinta untuk anak-anak binaan yang harus terpapar dengan dunia digital. Keberadaan e-book dan streaming online kini dapat difasilitasi dengan laptop ini,” ujar *Widyawati selaku Ketua PKBM Pusat*.
*Literasi Menyasar Moda Transportasi*
Upaya peningkatan literasi yang komprehensif juga menyasar moda transportasi. *Program Kios Baca* dari *KCM* dan *PT KAI* didukung untuk menghadirkan aktivitas membaca di gerbong dan peron kereta. Selain menyalurkan buku ke LPKA, gerakan ini juga menjangkau pengguna transportasi publik.
Berdasarkan survei global *CEOWORLD Magazine*, Indonesia berada di peringkat ke-31 dari 102 negara paling giat membaca. Rata-rata durasi membaca masyarakat Indonesia mencapai *129 jam per tahun*, lebih tinggi dibandingkan Korea Selatan di peringkat 33 dengan 125 jam.
Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Indonesia sebesar *63,9 poin pada 2022*. Skor tersebut meningkat 7,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang gemar membaca.
Untuk itu, keterlibatan semua pihak dalam mengumpulkan dan menyalurkan buku menjadi gerakan *dari, oleh, dan untuk kita semua*.
*Apresiasi*
Ucapan terima kasih disampaikan kepada *Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dr. Nahdiana*, serta para pimpinan organisasi anak, sosial, dan kemanusiaan yang telah memulai tradisi *Drop Box*.
Apresiasi juga disampaikan kepada *Ditjen Pemasyarakatan, Kak Rika Kabid Kerja Sama dan Komunikasi* selaku Ketua Pokja.






