Jakarta Pusat — Polsek Senen, Polres Metro Jakarta Pusat, menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) melalui razia stasioner di kawasan Jalan Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut diawali dengan apel pada pukul 00.30 WIB dan dipimpin Padal/Senen 1.1, IPTU Budi Santoso. Sebanyak 10 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 9 anggota Polsek Senen dan 1 personel lalu lintas.
Razia dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.
Dalam arahannya, pimpinan kegiatan mengingatkan personel agar melaksanakan pemeriksaan kendaraan secara humanis dan sesuai prosedur. Pemeriksaan difokuskan terhadap kendaraan atau pengendara yang dicurigai membawa barang terlarang, seperti narkotika maupun senjata tajam.
“Pelaksanaan razia harus tetap memperhatikan keselamatan, baik bagi pengendara yang melintas maupun petugas. Jangan sampai terjadi pelanggaran sekecil apa pun,” demikian arahan pimpinan kepada personel.
Adapun sasaran dalam Operasi Cipkon tersebut meliputi senjata tajam, narkotika, minuman keras ilegal, senjata api, aksi premanisme, geng motor, kejahatan jalanan atau 3C (curat, curas, dan curanmor), serta balap liar.
Dalam pelaksanaannya, petugas didukung dua kendaraan dinas roda empat, yakni mobil SPM Sabhara dan SPM Binmas.
Hasil kegiatan hingga razia berakhir pada pukul 01.30 WIB tercatat nihil temuan narkotika, obat-obatan terlarang, senjata api maupun senjata tajam. Tidak ditemukan pula kendaraan yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Senen dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, terutama pada waktu rawan di wilayah Jakarta Pusat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






