Jakarta – Polri bersama TNI memperkuat pengamanan rangkaian agenda kenegaraan yang berlangsung di kawasan Gedung DPR RI. Kesiapan pengamanan ditandai dengan pelaksanaan apel personel gabungan di Gerbang Pancasila, Jumat (14/8/2026).
Apel kesiapan pengamanan dilaksanakan pagi hari di Gerbang Pancasila dan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Metro Tanah Abang, AKP Oky. Apel tersebut diikuti personel gabungan dari unsur TNI, Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek yang disiapkan untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik sekitar lokasi kegiatan.
Sebanyak 180 personel gabungan disiagakan dalam pengamanan tersebut. Kekuatan terdiri dari 101 personel TNI, 75 personel Polda Metro Jaya, serta 4 personel Polres dan Polsek.
Dari unsur TNI, sebanyak 101 personel terdiri dari 100 personel Arhanud dan 1 personel Babinsa. Sementara itu, Polda Metro Jaya menurunkan 75 personel yang terdiri dari 20 personel Brimob, 10 personel Dit Polairud, 3 personel Bid Propam, 12 personel Lantas, 5 personel Dit Pamobvit, serta 25 personel Gasum R2.
Adapun unsur Polres dan Polsek menurunkan empat personel yang terdiri dari tiga personel Sat Samapta dan satu personel Polsek Metro Tanah Abang.
Pelaksanaan apel menjadi bagian dari pengecekan kesiapan sebelum personel menjalankan tugas pengamanan. Selain memastikan kekuatan personel, apel juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi terkait tugas, tanggung jawab, serta pola koordinasi selama kegiatan berlangsung.
Pimpinan apel mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memahami situasi di sekitar lokasi. Setiap perkembangan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kelancaran kegiatan agar segera dilaporkan melalui jalur komunikasi yang telah ditentukan.
Selain aspek keamanan, pengamanan juga memperhatikan kelancaran arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat. Personel lalu lintas disiagakan untuk melakukan pengaturan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan, terutama pada akses menuju dan keluar dari kawasan kegiatan.
Sementara itu, personel dari berbagai satuan fungsi Polda Metro Jaya melaksanakan tugas sesuai dengan peran masing-masing. Penguatan dari unsur Brimob, Polairud, Pamobvit, Propam, Samapta, dan Lantas diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pengamanan secara menyeluruh.
Koordinasi dengan unsur Pamdal dan petugas terkait juga terus dilakukan untuk memastikan akses serta area pengamanan dapat terpantau dengan baik. Setiap petugas diharapkan menjaga komunikasi agar apabila terjadi perubahan situasi, langkah penanganan dapat segera dilakukan secara terkoordinasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, sinergi antara TNI dan Polri menjadi salah satu unsur penting. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menciptakan sistem pengamanan yang terpadu serta memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Personel juga diarahkan untuk mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Gedung DPR RI tetap berlangsung dengan tertib, ucap Kapolres.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Polri dan TNI berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian agenda kenegaraan berlangsung. Pengamanan dilakukan secara profesional, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta seluruh pihak yang berada di sekitar lokasi.
Melalui apel kesiapan ini, seluruh personel diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesiapan personel, kekuatan yang memadai, serta sinergi antarinstansi menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan kenegaraan berjalan aman, tertib, dan lancar.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






