Jakarta Pusat — Menjaga keamanan lingkungan tidak mengenal waktu. Saat sebagian warga beristirahat, kepedulian warga melalui pos keamanan lingkungan tetap menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan kamtibmas.
Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Galur, Aiptu Baktiar, melalui patroli dialogis dan sambang Pos Kamling RT 14 RW 04 di Jalan Kwista IX (Bonsay), Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Aiptu Baktiar berdialog dengan Ketua RT setempat, Bapak Arya, petugas Hansip Bapak Agus, serta sejumlah warga yang tengah melaksanakan ronda malam. Selain mempererat komunikasi, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai potensi kerawanan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Aiptu Baktiar mengajak warga terus meningkatkan kewaspadaan, saling peduli terhadap lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polisi 110.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari pendekatan humanis sekaligus upaya memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat. “Kehadiran polisi di tengah warga, terlebih saat malam atau dini hari, bukan sekadar tugas rutinitas, tapi bentuk kepedulian dan penguatan sinergi menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menegaskan bahwa keberadaan Pos Kamling memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. “Pos kamling merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Kami mendorong partisipasi aktif warga melalui ronda malam dan pos kamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan kami siap hadir kapan pun dibutuhkan,” ungkap Kompol Zakaria Said Al Jaidi.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Johar Baru terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara polisi, pengurus RT, Hansip, dan warga diharapkan mampu memperkuat deteksi dini serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak awal.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membangun keamanan bersama di tengah masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






