Home / Ragam Berita / Reapon Cepat Polisi Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Penipuan di Salemba

Reapon Cepat Polisi Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Penipuan di Salemba

Reapon Cepat Polisi Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Penipuan di Salemba

Jakarta – Seorang remaja berusia 14 tahun diduga menjadi korban penipuan setelah berkenalan dengan seorang pria melalui Facebook. Sepeda motor dan telepon seluler milik korban dibawa kabur oleh pria yang sebelumnya mengaku akan memberikan pelek sepeda motor secara cuma-cuma.Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Senen melalui layanan darurat 110 pada Sabtu (5/9/2026) malam. Lokasi kejadian berada di depan Mess Dlogd Mabes AD, Jalan Salemba Raya, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Berdasarkan laporan kepolisian, korban berinisial R.A.F., warga Bogor, masih duduk di bangku kelas 9 SMP. Kasus tersebut pertama kali dilaporkan oleh sepupunya, Azarine.
Peristiwa bermula pada Jumat (4/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban berkenalan dengan seorang pria yang menggunakan nama panggilan “Jawir” melalui Facebook. Keduanya kemudian melakukan transaksi jual beli suku cadang sepeda motor secara COD di Depok.
Korban membeli blok seher dan piston seharga Rp80 ribu. Setelah transaksi, pria tersebut menawarkan pelek sepeda motor seharga Rp1,8 juta. Korban menolak karena tidak memiliki uang.

Namun, pria tersebut kemudian disebut menawarkan pelek itu secara cuma-cuma. Korban pun bersedia kembali menemuinya untuk mengambil pelek tersebut.
Pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 09.00 WIB, korban kembali datang ke Depok. Namun, pria tersebut mengatakan pelek berada di Jakarta. Keduanya kemudian menuju Jakarta dengan sepeda motor korban.

Sekitar pukul 21.00 WIB, mereka tiba di kawasan Salemba Raya. Pria tersebut kemudian meminta korban menunggu dengan alasan hendak mengambil pelek di rumah saudaranya.
Korban menunggu selama beberapa jam. Namun, pria yang dipanggil “Jawir” tersebut tidak kunjung kembali. Korban kemudian menyadari sepeda motor dan telepon selulernya telah dibawa pergi.

Dalam laporan awal, korban sempat disebut diduga menjadi korban hipnotis. Namun, berdasarkan kronologi yang disampaikan kepada petugas, korban sebelumnya memang melakukan komunikasi dengan pria tersebut melalui media sosial dan kemudian diajak menuju Jakarta.

Petugas SPKT dan piket Reskrim Polsek Senen yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi. Korban ditemukan sedang duduk bersama sejumlah pengemudi ojek online di trotoar sekitar KFC Salemba Raya.
Polisi selanjutnya membawa korban ke Polsek Senen untuk dimintai keterangan serta menghubungi pihak keluarga.Adapun barang yang dilaporkan hilang yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio tahun 2011 dengan nomor polisi yang tidak diingat korban serta satu unit telepon seluler Oppo dengan nomor 082124481231.

Pada Minggu (6/9) sekitar pukul 01.40 WIB, korban kemudian dijemput oleh keluarganya, Praka Armahedi Mazhar dari Korem 064/MY.
Polisi masih mendalami laporan tersebut, termasuk menelusuri identitas pria yang dikenal korban dengan panggilan “Jawir” serta keberadaan sepeda motor dan telepon seluler milik korban.

  • (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *