Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir, Aiptu Heri Murgianta, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Jalan Bendungan Jati Luhur, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai tersebut dilakukan bertepatan dengan waktu kepulangan para siswa. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan proses kepulangan siswa berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Heri Murgianta turut membantu melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah guna memperlancar arus kendaraan dan memberikan rasa aman bagi para siswa, guru, maupun masyarakat yang melintas.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas kepada pihak sekolah dan para siswa. Kepada para guru, disampaikan agar terus melakukan pengawasan terhadap para siswa, baik selama berada di lingkungan sekolah maupun ketika berada di luar sekolah.
Para siswa juga diimbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing setelah kegiatan belajar mengajar selesai dan tidak melakukan kegiatan nongkrong yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Para pelajar diingatkan untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif serta fokus menjalankan tugas utamanya sebagai seorang pelajar, yaitu belajar dan menuntut ilmu.
Aiptu Heri Murgianta juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, khususnya berita yang belum diketahui kebenarannya. Para pelajar diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.
Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk tindakan kekerasan, khususnya tawuran antarpelajar. Para siswa diajak untuk menyelesaikan setiap persoalan secara baik-baik serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan maupun informasi yang dapat memicu terjadinya konflik.
Kegiatan sambang dan monitoring tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk membangun komunikasi dengan pihak sekolah. Melalui komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan pendidikan diharapkan dapat diketahui dan dicegah sejak dini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian, sekolah, orang tua, dan para pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi para siswa untuk belajar dan mengembangkan diri. Karena itu, diperlukan pengawasan serta komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian untuk mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya yang melibatkan pelajar.
“Kami mengimbau para pelajar untuk fokus belajar, segera pulang setelah kegiatan sekolah selesai, dan menghindari kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jangan mudah terprovokasi dan jangan percaya begitu saja terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya,” ungkap AKBP Dhimas Prasetyo.
Ia juga mengajak pihak sekolah untuk terus meningkatkan komunikasi dengan Bhabinkamtibmas maupun kepolisian apabila menemukan adanya permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Bhabinkamtibmas turut menyampaikan kepada pihak sekolah dan para siswa bahwa apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat maupun Call Center Polri 110.
Melalui kegiatan sambang dan monitoring secara rutin, Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah lingkungan pendidikan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis. Kehadiran tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dan komunikasi positif dengan para pelajar.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan para siswa, diharapkan lingkungan pendidikan di wilayah Kelurahan Bendungan Hilir tetap aman, nyaman, dan kondusif, sehingga para pelajar dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik serta mempersiapkan diri untuk meraih masa depan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






