Jakarta Pusat— Sebanyak 41 personel gabungan disiapkan untuk memberikan pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih No.1, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).
Kesiapan pengamanan diawali dengan apel yang dipimpin Kapolsubsektor Sarinah, Ipda Faisal Ali Akbar. Personel yang terlibat terdiri dari enam anggota Polsek Metro Menteng, 25 personel Dalmas Polres Metro Jakarta Pusat, dan 10 petugas pengamanan dalam (Pamdal).
Aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 30 orang dari Komite Generasi Muda Timur Indonesia. Pengamanan disiapkan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis, tidak bersikap arogan, serta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Petugas juga diarahkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan pihak objek pengamanan maupun koordinator lapangan aksi. Apabila massa tiba, personel akan menyiapkan tirai pengamanan di depan pintu masuk Kantor BGN sesuai arahan pimpinan.
Selain itu, personel diminta mengantisipasi potensi pembakaran ban dan menghindari tindakan berlebihan. Setiap langkah pengamanan harus dilakukan secara terukur, berdasarkan perintah dan ketentuan yang berlaku.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa harus tetap menjunjung sikap profesional, humanis, dan menghormati penyampaian pendapat di muka umum.
“Setiap personel wajib melaksanakan tugas sesuai SOP, mengedepankan komunikasi, serta menghindari tindakan yang berlebihan. Pengamanan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tetap memperhatikan keselamatan seluruh pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengingatkan personel agar menjaga kekompakan dan tidak terpancing situasi selama pelaksanaan pengamanan.
“Kami mengedepankan pelayanan yang humanis dan komunikasi yang baik dengan massa aksi maupun pihak terkait. Seluruh anggota diharapkan menjalankan tugas secara profesional, tidak arogan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






