Home / Ragam Berita / Polisi Sambangi Sejumlah Sekolah di Senen, Imbau Pelajar Tak Ikut Unjuk Rasa Anarkis

Polisi Sambangi Sejumlah Sekolah di Senen, Imbau Pelajar Tak Ikut Unjuk Rasa Anarkis

 

Jakarta – Jajaran Polsek Senen, Jakarta Pusat, melakukan pembinaan dan memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada sejumlah pelajar di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026). Para siswa diimbau tidak mengikuti aksi unjuk rasa yang berujung anarkis.
Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah sekolah, di antaranya SMK Negeri 34 Jakarta, MA Jamiat Khoir, SMA III PSKD, SMA Muhammadiyah 1 Jakarta, dan SMAN 68 Jakarta.Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BK), guru kesiswaan, wali kelas, serta orang tua siswa.

Polisi menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan kegiatan yang tidak dilarang. Namun, para pelajar dinilai masih rentan terlibat dalam kegiatan yang dapat berujung pada kerusuhan.”Para siswa diimbau agar tidak ikut-ikutan demonstrasi pada 24 September 2026 atau kegiatan unjuk rasa yang berujung anarkis,” demikian salah satu poin imbauan dalam laporan kegiatan kepolisian.

Selain memberikan imbauan, pihak sekolah dan orang tua diminta turut melakukan pengawasan terhadap siswa, khususnya saat jam pulang sekolah. Pengawasan dilakukan melalui kerja sama antara pihak sekolah, wali kelas, dan orang tua atau wali murid.Di MA Jamiat Khoir, misalnya, orang tua murid diminta menginformasikan kepada pihak sekolah ketika anak telah tiba di rumah. Informasi tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp sekolah untuk membantu pihak sekolah memantau keberadaan siswa.

Kepolisian juga mengingatkan para pelajar untuk menaati aturan sekolah dan hukum yang berlaku. Siswa diminta menghindari tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran lalu lintas dan bentuk kenakalan remaja lainnya.
Di SMA Muhammadiyah 1 Jakarta, Polsek Senen juga menyampaikan program pembinaan sekolah bertajuk “Langkah Konkret” atau Follow Up Action. Program tersebut diarahkan untuk menciptakan sekolah yang aman, melindungi siswa, dan mendukung masa depan pelajar.

Dalam kegiatan itu disampaikan lima program, yakni imbauan keselamatan dan ketertiban saat pulang sekolah serta pencegahan kekerasan, tawuran dan narkoba; penyampaian pesan edukasi melalui kanal resmi sekolah; pemanfaatan grup WhatsApp kelas untuk mengontrol keberadaan siswa; fasilitasi kegiatan ekstrakurikuler oleh kepolisian; serta mendorong peran orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap siswa.

Pihak kepolisian menekankan bahwa menjaga keamanan dan situasi yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan para siswa.Kegiatan pembinaan dan imbauan tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung di sejumlah sekolah di Kecamatan Senen. Berdasarkan laporan kepolisian, seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *