Home / Ragam Berita / Polri Turunkan 13.884 Personel, Pelayanan Unjuk Rasa di Tiga Titik Jakarta Pusat

Polri Turunkan 13.884 Personel, Pelayanan Unjuk Rasa di Tiga Titik Jakarta Pusat

 

Jakarta Pusat – Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat menerjunkan sebanyak 13.884 personel gabungan untuk mengamankan serta melayani jalannya aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Tani Nasional di wilayah hukum Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Langkah pengamanan skala besar ini dilakukan guna memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Pengerahan personel gabungan tersebut tersebar secara terperinci di tiga titik strategis Ibu Kota. Sebanyak 6.706 personel disiagakan di depan Gedung DPR/MPR RI , 3.833 personel dikerahkan di kawasan Bundaran HI , serta 3.345 personel ditempatkan di Sekitaran area Monas .

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menegaskan bahwa kehadiran ribuan personel Polri bersama unsur TNI dan pemerintah daerah bukan untuk membatasi aspirasi masyarakat, melainkan untuk memberikan pelayanan pengamanan yang maksimal dan kondusif.

“Tugas kita hari ini adalah melayani, mengawal, dan memastikan aksi berjalan aman dan kondusif. Massa yang hadir adalah saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi, jadi pendekatan kita adalah dialogis, sabar, serta humanis,” kata Reynold dalam keterangan persnya, Kamis.

Dalam pengarahannya, Reynold menekankan instruksi khusus kepada seluruh personel pengamanan di lapangan agar selalu mematuhi instruksi komando dan regulasi internal Polri (Perkap) terkait pengendalian massa. Seluruh tindakan harus dilaksanakan secara terukur tanpa adanya inisiatif pribadi perorangan.

“Tidak ada tindakan inisiatif tanpa arahan perwira pengendali. Selain itu, kami menjamin seluruh personel pengamanan tidak ada yang membawa senjata api maupun senjata tajam. Kami berpegang teguh pada prinsip Jaga Jakarta, di mana keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

Sebelum diterjunkan ke lokasi ploting masing-masing sejak pagi hari pukul 06.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat telah menggelar Tactical Wall Game (TWG) serta pemeriksaan ketat terhadap perlengkapan personel. Pengecekan ini meliputi kesiapan fisik, mental, hingga kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) pengamanan.

Selain penyiagaan pasukan, Kombes Pol Reynold mengimbau seluruh elemen massa aksi dan koordinator lapangan untuk menyampaikan tuntutan secara damai, tidak terprovokasi oleh berita bohong (hoax), serta menjaga ketertiban fasilitas umum. Bagi pengguna jalan, masyarakat diimbau mengantisipasi potensi kemacetan dengan memanfaatkan jalur alternatif di seputar kawasan Sudirman-Thamrin, Monas, dan Gatot Subroto. Pihak kepolisian juga menyiagakan rekayasa lalu lintas yang bersifat dinamis serta layanan Call Center 110 jika masyarakat membutuhkan bantuan darurat.

“Kami satu komando, satu tujuan, demi keselamatan masyarakat. Profesionalitas dan humanisme menjadi marwah kami dalam melayani warga,” pungkas Reynold.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan arus lalu lintas di ketiga titik pusat penyampaian pendapat tersebut dilaporkan tetap terpantau aman, lancar, dan terkendali.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *