Jakarta Pusat – Demi menjamin kebebasan berpendapat yang tertib dan nyaman bagi semua pihak, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal rencana aksi unjuk rasa di kawasan MNC Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Pagi ini, sebanyak 1.612 personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait telah disiagakan. Bukan dengan suasana ketegangan, apel kesiapan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Patar Mula Bona, S.I.K., justru dipenuhi dengan instruksi yang berorientasi pada pelayanan dan mitigasi yang bersifat merangkul.
Dalam arahannya, Kompol Patar Mula Bona menekankan pentingnya strategi persuasif dalam melayani massa aksi yang diperkirakan datang dari Jawa Tengah. Personel di lapangan diperintahkan untuk mengarahkan peserta aksi agar kegiatan tetap berjalan aman, lancar, dan tertib di lokasi yang telah ditetapkan.
Menanggapi pengamanan kegiatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal kebebasan demokrasi warga negara.
“Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat siap mengawal dan melayani jalannya penyampaian pendapat di muka umum dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, serta berorientasi pada pelayanan. Kebebasan berpendapat adalah hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang, dan tugas kami adalah memastikan aspirasi tersebut dapat tersampaikan dengan aman, tertib, dan damai tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Uniknya, tim negosiator Polwan (Polisi Wanita) telah dipersiapkan dengan baik untuk menyapa langsung massa aksi. Langkah ini bertujuan membangun suasana yang cair, akrab, dan mengurangi tensi di lapangan. Bahkan, penyiapan snack untuk dibagikan kepada para peserta unjuk rasa menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, selayaknya menjaga saudara sendiri.
Dalam upaya pengamanan yang preventif, kepolisian tetap melakukan penyekatan di titik-titik krusial guna mencegah kemacetan parah dan potensi gangguan bagi warga sekitar. Seluruh personel diinstruksikan untuk bertindak tegas namun tetap simpatik, dengan mengutamakan dialog sebelum tindakan pengalihan arus lalu lintas dilakukan.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh peserta unjuk rasa agar menyampaikan aspirasinya secara santun, tertib, serta mematuhi koridor hukum tanpa mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, massa aksi diharapkan tetap mengutamakan dialog dengan tim negosiator dan saling menghormati hak-hak pengguna jalan lainnya di kawasan Menteng.
Kegiatan pelayanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Pusat di bawah kepemimpinan Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, untuk menghadirkan kepolisian yang prediktif, responsibilitas, serta transparansi berkeadilan, agar demokrasi dapat berjalan sejuk di jantung ibu kota.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






