Jakarta Pusat — Polsek Metro Menteng bersama unsur Tiga Pilar meningkatkan patroli cipta kondisi (Cipkon) pada malam hari sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.
Patroli yang digelar Selasa (6/10/2026) malam tersebut diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Menteng, Jalan Sutan Syahrir Nomor 1. Kegiatan dipimpin IPTU Sopan Febryanto selaku Padal Menteng, didampingi AIPTU Yongki Patrik A.
Sebanyak 15 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 13 personel Polsek Metro Menteng dan dua personel Satpol PP Kecamatan Menteng. Petugas kemudian bergerak menggunakan satu unit mobil dinas dan dua sepeda motor untuk menyambangi sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian.
Salah satu fokus pengamanan adalah kawasan perbatasan Tambak–Manggarai. Personel diminta meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari.
Selain menjaga kawasan permukiman dan ruang publik, patroli juga diarahkan untuk memberikan rasa aman di sekitar lokasi yang menjadi perhatian karena terdapat kediaman sejumlah pejabat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, patroli Cipkon merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Patroli malam ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Personel kami arahkan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik yang berpotensi terjadi tawuran maupun gangguan kamtibmas,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan jajarannya akan terus memperkuat patroli dan deteksi dini di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan rawan gangguan keamanan.
“Kami mengedepankan pencegahan melalui patroli dialogis dan Cipkon. Personel juga kami minta responsif terhadap setiap perkembangan situasi, khususnya di perbatasan Tambak–Manggarai agar tidak terjadi tawuran,” kata Braiel.
Ia menambahkan, personel di lapangan juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan selama bertugas serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)





