Home / Ragam Berita / Kereta Api Perkuat Distribusi Barang, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

Kereta Api Perkuat Distribusi Barang, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan peningkatan kinerja angkutan barang pada kuartal III 2026. Selama periode Juli hingga Agustus 2026, KAI Divre I Sumut melayani sebanyak 238.334 ton angkutan barang, tumbuh signifikan sebesar 45 persen dibandingkan kuartal III 2025 yang melayani 164.800 ton.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa pertumbuhan pergerakan logistik berbasis rel ini berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kelancaran pergerakan barang. Ketika aktivitas industri, perdagangan, pertanian maupun distribusi meningkat, kebutuhan terhadap transportasi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar juga semakin penting. Dalam konteks tersebut, kereta api menjadi salah satu bagian dari ekosistem logistik yang mendukung pergerakan ekonomi di Sumatera Utara,” kata Anwar.

Pertumbuhan volume angkutan barang tersebut sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang pada kuartal II 2026 tumbuh sebesar 5,06 persen secara tahunan (year-on-year). Selain itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Sumatera Utara pada periode Januari–Juli 2026 mencapai US$7,933 miliar, naik 12,48 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

”KAI Divre I Sumatera Utara melihat pertumbuhan kebutuhan logistik di Sumatera Utara sebagai peluang untuk terus memperkuat layanan angkutan barang berbasis rel, terutama untuk komoditas dengan volume besar dan membutuhkan kepastian jadwal pengiriman,” terang Anwar.

Secara kumulatif, sepanjang periode Januari hingga September 2026, KAI Divre I Sumatera Utara melayani sebanyak 625.886 ton angkutan barang. Angka ini tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatatkan 523.385 ton.

Sementara untuk kinerja bulanan pada September 2026, volume angkutan barang mencapai 75.724 ton atau meningkat drastis hampir 50 persen dibandingkan capaian September 2025 yang tercatat sebanyak 50.775 ton.

Penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang memberikan pilihan bagi pelaku usaha untuk mendistribusikan komoditas dalam jumlah besar secara terjadwal. Dengan demikian, keberadaan angkutan barang berbasis rel diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan sistem logistik yang semakin efisien dan terintegrasi.

“KAI Divre I Sumatera Utara akan terus melihat potensi pengembangan angkutan barang berdasarkan kebutuhan ekonomi daerah. Kami ingin kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi penumpang, tetapi juga menjadi salah satu tulang punggung konektivitas logistik yang mendukung industri, perdagangan, dan aktivitas ekonomi masyarakat Sumatera Utara,” pungkas Anwar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *