Home / Ragam Berita / Dari Yogyakarta hingga Semarang, Joglosemarkerto Temani 1,10 Juta Perjalanan Pelanggan hingga September 2026

Dari Yogyakarta hingga Semarang, Joglosemarkerto Temani 1,10 Juta Perjalanan Pelanggan hingga September 2026

_Menghubungkan kota pendidikan, wisata, perdagangan, dan budaya di Jawa Tengah–DIY_

Akhir pekan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sering berarti banyak pilihan: sarapan di Solo, berjalan di kawasan heritage Semarang, menikmati suasana Yogyakarta, singgah di Pekalongan, atau melanjutkan perjalanan ke Purwokerto dan Tegal.

Di antara kota-kota tersebut, KA Joglosemarkerto melayani 1.104.419 pelanggan sepanjang Januari–September 2026, tumbuh 9,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.006.467 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan Joglosemarkerto memiliki karakter perjalanan yang khas karena menghubungkan sejumlah kota penting dalam satu kawasan yang memiliki aktivitas wisata, pendidikan, perdagangan, pekerjaan, dan kunjungan keluarga.

“Joglosemarkerto memberi pelanggan banyak pilihan kota dalam satu koridor perjalanan. Ada yang bepergian untuk kuliah, bekerja, bertemu keluarga, berwisata, atau sekadar menikmati akhir pekan di kota lain,” ujar Anne.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, volume pelanggan Joglosemarkerto tertinggi tercatat pada Juni sebanyak 142.202 pelanggan, disusul Maret 139.830 pelanggan dan Juli 136.959 pelanggan. Pada bulan-bulan lainnya, volume tetap berada pada kisaran puluhan hingga lebih dari seratus ribu pelanggan.

Pola tersebut menunjukkan bahwa perjalanan dengan Joglosemarkerto berlangsung sepanjang tahun. Karakter kotanya pun beragam. Yogyakarta dan Solo dikenal sebagai kota pendidikan sekaligus tujuan wisata budaya, Semarang memiliki aktivitas bisnis, pemerintahan, dan wisata sejarah, Pekalongan erat dengan budaya batik, Tegal menjadi pusat perdagangan regional, sementara Purwokerto menjadi salah satu akses menuju kawasan Banyumas.

Arus perjalanan ini berjalan seiring dengan tingginya mobilitas wisata domestik di Jawa Tengah dan DIY. Dua provinsi tersebut menjadi bagian dari kawasan tujuan perjalanan masyarakat di Pulau Jawa, baik untuk liburan singkat maupun perjalanan antarkota dalam satu kawasan.

Menurut Anne, karakter inilah yang membuat Joglosemarkerto relevan untuk perjalanan akhir pekan.

“Banyak pelanggan tidak selalu bepergian jauh. Perjalanan dua atau tiga kota dalam satu kawasan juga menjadi bagian dari gaya bepergian masyarakat saat ini, terutama ketika pilihan jadwal dan tujuan cukup beragam,” kata Anne.

Bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan akhir pekan, Joglosemarkerto dapat menjadi pilihan untuk menyusun perjalanan antarkota sesuai jadwal yang tersedia. Pelanggan dapat merencanakan perjalanan melalui Access by KAI dengan menyesuaikan kota asal, tujuan, serta waktu perjalanan.

“Kadang akhir pekan cukup diisi dengan berpindah kota, menikmati suasana yang berbeda, lalu kembali dengan kereta api. Joglosemarkerto hadir di pola perjalanan seperti itu,” tutup Anne.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *