Kabar-kini.com, Jakarta – LRT Jabodebek melaksanakan kegiatan Pembinaan Pengamanan (PAM) terhadap 97 petugas pengamanan pada Selasa (20/10) di Auditorium Kantor Divisi LRT Jabodebek. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, profesionalisme, dan kepatuhan petugas terhadap prosedur dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan LRT Jabodebek.
Pembinaan diawali dengan arahan dari AM of Security KAI Services yang menekankan pentingnya kedisiplinan waktu kerja, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta kesiapan petugas sebelum melaksanakan tugas.
Petugas juga diingatkan untuk menjaga kelengkapan atribut dinas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, serta memelihara kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.
Selanjutnya, SPV of Vital Object Security LRT Jabodebek memberikan pengarahan mengenai tanggung jawab petugas dalam menjalankan fungsi pengamanan. Materi yang disampaikan mencakup kepatuhan terhadap prosedur, ketelitian dalam mengamati kondisi di lingkungan kerja, serta pentingnya menyampaikan laporan secara cepat dan tepat apabila menemukan kendala atau kejadian yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Dalam pelaksanaan tugas, petugas juga diingatkan untuk menjaga kerahasiaan informasi hasil pemantauan CCTV dan memastikan setiap temuan barang tertinggal dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Pemahaman terhadap ketentuan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Selain pembinaan terkait pelaksanaan tugas pengamanan, Tim Human Capital Regional 1 KAI Services menyampaikan materi Refreshment E-PKWT. Materi ini membahas pembaruan pada situs Karier Reska, proses registrasi dan penggunaan situs, serta pemahaman mengenai kontrak kerja dan proses rekrutmen yang berkaitan dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kesiapan dan profesionalisme petugas pengamanan merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan transportasi publik. “Pembinaan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan petugas terhadap prosedur pengamanan. Kami berharap setiap petugas dapat menjalankan tugas secara profesional, sigap dalam merespons situasi, serta senantiasa mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek,” ujar Radhitya.
Melalui pembinaan ini, LRT Jabodebek bersama KAI Services mendorong penguatan kedisiplinan dan profesionalisme petugas pengamanan sebagai bagian dari upaya mendukung layanan transportasi publik yang aman, tertib, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.






