Home / Ragam Berita / Tingkatkan Keselamatan, KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan Sebidang Jalan MA Salmun

Tingkatkan Keselamatan, KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan Sebidang Jalan MA Salmun

Kabar-kini.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Pemerintah Kota Bogor telah melakukan penutupan perlintasan sebidang JPL No. 1 Km 54+416 di Jalan MA Salmun, Kota Bogor. Langkah ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, sekaligus mendukung penataan akses transportasi di kawasan Stasiun Bogor.

Penutupan tersebut dilakukan untuk keselamatan perjalanan kereta api dan kendaraan yang melintas. Dengan ditutupnya perlintasan ini, masyarakat tidak lagi diperkenankan menyeberangi jalur kereta api melalui JPL No. 1 dan diarahkan menggunakan akses jalan alternatif yang telah ditetapkan.

“Perlintasan sebidang JPL No. 1 di Jalan MA Salmun telah resmi ditutup demi keselamatan bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan lokasi tersebut sebagai akses penyeberangan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI bersama Pemerintah Kota Bogor dalam menciptakan lingkungan transportasi yang semakin selamat, aman, dan tertib,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

*Pengalihan Arus Lalu Lintas Melalui Jalur Alternatif*

Seiring dengan penutupan perlintasan, rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Berdasarkan skema pengaturan yang diinformasikan di lapangan, terdapat sejumlah rute alternatif yang dapat dilalui pengguna jalan, yakni:

1. Rute pertama: Jalan MA Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Djuanda – Sudirman – Sawojajar – Dewi Sartika.
2. Rute kedua: Jalan Dewi Sartika – Pengadilan – Sudirman – RE Martadinata – Merdeka – MA Salmun.
3. Rute ketiga: Jalan Ciwaringin – MA Salmun.

Masyarakat diimbau memperhatikan petunjuk arah dan mengikuti pengaturan lalu lintas yang berlaku agar aktivitas perjalanan tetap berjalan dengan tertib.

“Kami memahami bahwa penutupan perlintasan ini memerlukan penyesuaian bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mengikuti pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan. Keselamatan harus menjadi perhatian bersama tanpa mengesampingkan kebutuhan mobilitas masyarakat,” jelas Franoto.

Franoto menambahkan bahwa penutupan perlintasan ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara KAI dan Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan keselamatan, aksesibilitas, serta kualitas pelayanan transportasi di kawasan Stasiun Bogor.

Sebagai bagian dari penataan jangka panjang, Pemerintah Kota Bogor juga merencanakan pembangunan jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki dan sepeda motor guna mendukung konektivitas masyarakat di kawasan tersebut.

“KAI mengapresiasi sinergi yang terus terjalin bersama Pemerintah Kota Bogor. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan kawasan Stasiun Bogor yang semakin aman, tertata, dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat maupun pelanggan kereta api,” ungkap Franoto.

KAI mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penutupan perlintasan ini dengan menggunakan akses resmi yang tersedia. Setiap langkah pencegahan merupakan upaya bersama untuk melindungi keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api.

KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta menghadirkan pelayanan transportasi publik yang semakin baik, sejalan dengan semangat Semakin Melayani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *