Jakarta Pusat – Dalam rangka memberikan pelayanan dan mengamankan penyampaian pendapat di muka umum, jajaran kepolisian melaksanakan apel pelayanan aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).
Sebanyak 60 personel gabungan disiagakan untuk mendukung pelaksanaan pengamanan dan pelayanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua elemen masyarakat, yakni Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Berdasarkan informasi yang diterima, Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan membawa massa sekitar 20 orang dengan tuntutan agar aktor kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Jawa Barat, diusut tuntas.
Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat diperkirakan diikuti sekitar 70 orang. Mereka menyampaikan tuntutan agar pelaku pembakaran hutan dan lahan ditindak tegas, pengawasan serta penegakan hukum di bidang kehutanan diperkuat, dan hutan beserta ekosistem yang terdampak karhutla dipulihkan.
Apel kesiapan personel dipimpin oleh Iptu Hartoyo, S.H., selaku Perwira Pengendali (Padal) Polsek Metro Tanah Abang. Kekuatan pengamanan terdiri dari 50 personel Direktorat Samapta yang dipimpin Ipda Chandra, satu personel Satintelkam, dua personel Satreskrim, dua personel Satlantas yang salah satunya tercatat dipimpin Brigadir Kuncoro, serta lima personel Polsek Metro Tanah Abang.
Dalam arahannya, pimpinan apel mengingatkan seluruh personel agar memahami dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam memberikan pelayanan kepada massa aksi. Personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, melayani peserta unjuk rasa dengan baik, serta melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Selain itu, personel diingatkan untuk tidak membawa senjata api maupun senjata tajam selama pelaksanaan pelayanan aksi, sesuai arahan dalam apel. Kesiapan personel diharapkan dapat mendukung pengamanan yang tertib sekaligus menjaga keselamatan petugas, peserta aksi, dan masyarakat di sekitar lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan humanis dalam mengawal penyampaian pendapat di muka umum. Pelayanan yang mengedepankan prosedur dan penghormatan terhadap hak masyarakat diharapkan dapat mendukung situasi yang aman serta tertib selama kegiatan berlangsung.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Hendi Septiadi menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan koordinasi antarpersonel dalam menjalankan tugas pengamanan. Setiap anggota diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mengutamakan komunikasi yang baik untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak masyarakat yang harus dilayani dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum dan keamanan bersama. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas secara proporsional, menghindari tindakan yang tidak diperlukan, serta menjaga suasana tetap kondusif.
Dalam apel tersebut, pimpinan juga mengajak seluruh personel untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memohon kekuatan dan keselamatan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelayanan aksi unjuk rasa.
Melalui apel kesiapan ini, jajaran kepolisian berupaya memastikan personel memahami prosedur pelayanan dan pengamanan, sehingga kegiatan penyampaian aspirasi di depan kantor Kemenhut RI dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap menghormati hak seluruh pihak.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






