Home / Ragam Berita / Jelang Unjuk Rasa 28 Oktober, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat Sambangi Warga Pejompongan dan Perkuat Kesiapsiagaan Kamtibmas

Jelang Unjuk Rasa 28 Oktober, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat Sambangi Warga Pejompongan dan Perkuat Kesiapsiagaan Kamtibmas

 

Jakarta Pusat – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 28 Oktober 2026, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Anggara Sahadewa Wiratanaya, S.H., M.Si., melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring di kawasan permukiman Pejompongan RT 02 RW 06, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026) pukul 14.30 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kanit Binmas Polsek Metro Tanah Abang Kompol Ponco Ningsih, Kanit Binpolmas Ipda Andre, Kanit Bintibsos Ipda Danang, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir Aiptu Heri Murgianta, S.H. Kegiatan ini merupakan upaya preventif Polri melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan masyarakat guna meningkatkan kesiapsiagaan serta menjaga situasi keamanan lingkungan tetap aman dan kondusif.

Dalam kegiatan sambang tersebut, rombongan bertemu dengan pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan informasi terkait rencana aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Kasat Binmas mengimbau para ketua RT dan RW agar berperan aktif mengingatkan warga untuk menjaga ketertiban serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan lingkungan.

Selain itu, pengurus lingkungan diharapkan terus menjalin komunikasi dengan warga serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif. Warga juga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai yang belum terverifikasi.

Dalam koordinasi tersebut, turut dibahas kesiapsiagaan sarana pengamanan lingkungan, termasuk pagar besi yang telah terpasang di sejumlah gang permukiman Pejompongan. Gembok pagar telah tersedia, dan pemegang kunci diminta selalu siap apabila diperlukan sesuai kebutuhan serta koordinasi pengurus lingkungan. Kesiapan tersebut diharapkan dapat mendukung langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban warga.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang mencurigakan. Apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera berkoordinasi dengan pengurus RT/RW maupun melaporkannya kepada pihak Kepolisian untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Masyarakat diingatkan agar tetap mengedepankan sikap bijaksana dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang kegiatan yang melibatkan konsentrasi massa. Melalui langkah pencegahan, komunikasi, dan koordinasi yang baik, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, menjaga persatuan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Peran aktif masyarakat dinilai penting dalam mendukung terciptanya situasi yang tertib dan kondusif di wilayah Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Hendi Septiadi menambahkan bahwa koordinasi dengan pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga merupakan bagian penting dari upaya pemeliharaan kamtibmas. Pihaknya mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, memastikan komunikasi antarwarga berjalan dengan baik, serta mengoptimalkan peran Siskamling sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

Kapolsek juga mengimbau warga agar tidak ragu meminta bantuan apabila membutuhkan kehadiran aparat keamanan. Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, Polsek Metro Tanah Abang, atau layanan Kepolisian 110 apabila menemukan kejadian menonjol maupun situasi yang memerlukan penanganan segera.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua RW 06 H. Rabiyono, Ketua RT 02 Bapak Subandi, Ketua RT 03 Bapak Supriyadi, Ketua RT 04 Bapak Irfandi, Ketua RT 14 Bapak Indra, unsur Babinsa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan sambang dan monitoring ini, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Metro Tanah Abang terus mendorong peningkatan kewaspadaan serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 28 Oktober 2026.

Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, mengutamakan komunikasi, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan situasi kamtibmas di kawasan Pejompongan, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, senantiasa terjaga aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *