Kabar-kini.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) siap menghadapi lonjakan penumpang pada masa Lebaran 1446 H/2025. Berdasarkan rencana operasional (Renop) yang telah disusun, layanan angkutan Lebaran akan berlangsung selama 22 hari, dimulai dari 21 Maret hingga 11 April 2025.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, dari total kapasitas 1.012.615 tempat duduk yang tersedia, sebanyak 535.000 tiket telah terjual, atau mencapai 53% dari total kapasitas. “Kami melihat tren mudik tahun ini lebih banyak didominasi oleh penumpang yang bepergian sebelum Lebaran. Sedangkan setelah Lebaran, jumlah kedatangan dari arah timur ke barat akan lebih besar,” ujarnya pada Kamis, (13/03/2025).
KAI mencatat adanya peningkatan jumlah perjalanan dan penumpang setiap tahunnya. Proyeksi 2025 menunjukkan 845.448 penumpang dengan 1.836 perjalanan KA jarak jauh, meningkat 2% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatan jumlah perjalanan KA tahun ini mencapai 10% dibandingkan 2024, dengan lebih banyak KA reguler dan tambahan dari Stasiun Gambir maupun Pasar Senen,” kata Ixfan.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-31 Maret 2025, dengan okupansi sementara mencapai 83% di seluruh perjalanan KA. “Khusus untuk Stasiun Pasar Senen, okupansi diprediksi mencapai 100%, terutama pada KA kelas ekonomi yang menjadi favorit masyarakat,” tutur Ixfan.
Adapun setelah Lebaran, arus balik mulai meningkat dengan 104.483 penumpang tercatat melakukan perjalanan pascamudik, setara dengan 23% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Peningkatan Layanan untuk Kenyamanan Penumpang
KAI terus melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan kenyamanan pelanggan, antara lain:
✅ Penyesuaian kapasitas kursi KA ekonomi komersial dari 106 menjadi 72 kursi untuk kenyamanan lebih baik.
✅ Co-Working Space di dalam KA, mendukung mobilitas penumpang yang bekerja saat perjalanan.
✅ Pemasangan AC di ruang tunggu dan eskalator di Stasiun Pasar Senen untuk mempermudah perpindahan penumpang.
✅ Water station gratis di beberapa titik stasiun untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.
✅ Face recognition untuk boarding, yang telah diterapkan selama satu setengah tahun terakhir guna mempercepat proses masuk penumpang.
“Untuk penumpang yang belum terdaftar dalam sistem face recognition, masih bisa menggunakan tiket fisik dan identitas resmi. Namun, bagi yang sudah terdaftar, sistem akan langsung mencocokkan wajah dan identitas, sehingga lebih cepat dan efisien,” tuturnya Ixfan.
Promo Tiket Lebaran Mulai Rp100 Ribu
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, KAI menghadirkan promo tiket Lebaran dengan diskon hingga 20%, berlaku hanya pada 18-19 Maret 2025 untuk perjalanan 21 Maret hingga 11 April 2025.
“Total ada 38.000 tiket promo yang bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access, call center 121, serta media sosial resmi KAI,” ungkap Ixfan. Namun, ia mengingatkan bahwa promo ini tidak dapat digabung dengan tarif reduksi lainnya, seperti diskon lansia atau alumni universitas tertentu.
Untuk menghindari kepadatan saat puncak mudik, KAI menyarankan pelanggan untuk memilih jadwal perjalanan lebih awal atau alternatif KA tambahan.
“Kami juga mengimbau para penumpang untuk melakukan check-in lebih awal, terutama saat puncak mudik, agar terhindar dari antrean panjang di stasiun,” pungkas Ixfan.
Informasi lebih lanjut mengenai tiket dan jadwal perjalanan dapat diakses melalui:
• Aplikasi Access by KAI
• Situs web resmi KAI
• Contact Center KAI 121



